5 Dompet Digital Paling Banyak Dipakai, Nomor 1 Karyawannya Kurang dari 50 Orang
Minggu, 06 November 2022 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Sayangnya, finceth. id tak mengungungkap ukuran perusahaan dan status investasinya. Di situs perusahaan juga tak diungkap detail-detail itu.
4. ShopeePay (76%)
Urutan keempat dari lima besar dompet digital yang paling banyak digunakan versi Populix adalah ShopeePay dengan angka 76%. Dompet digital milik PT AirPay International Indonesia ini resmi beroperasi pada Agustus 2018 setelah mendapatkan izin dari Bank Indonesia.
ShopeePay terhubungan erat dengan Shoppe, salah satu belanja online di Indonesia. ShopeePay merupakan bagian dari SeaMoney, layanan finansial digital milik Sea Group.
Di Indonesia, ShopeePay memiliki ukuran perusahaan dengan jumlah karyawan antara 50 hingga 100 orang. Sedangkan status Investasinya adalah Series A Funding.
5. LinkAja (30%)
Dengan catatan 30%, posisi juru kunci lima terbanyak dompet digital dipegang oleh LinkAja, milik PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Dompet digital ini beroperasi 21 Februari 2019 setelah mendapat izin Bank Indonesia.
Finarya merupakan anak usaha dari 10 badan usaha milik negara (BUMN). Sebagai anak usaha BUMN, Finarya juga terbuka untuk bersinergi dengan pihak swasta yang memiliki visi dan misi serupa.
Baca juga: Demokrat Sebut Ada Hantu Demokrasi Berupaya Ganggu Koalisi Perubahan
Di bulan Oktober 2020, Grab Pte.Ltd. resmi menjadi pemegang saham baru Finarya. Pada Maret 2021, PT Dompet Karya Anak Bangsa (Gopay/Gojek) resmi terdaftar sebagai pemegang saham baru Finarya. Dua perusahaan yang bersaing itu seolah "berdamai" di dalam LinkAja.
4. ShopeePay (76%)
Urutan keempat dari lima besar dompet digital yang paling banyak digunakan versi Populix adalah ShopeePay dengan angka 76%. Dompet digital milik PT AirPay International Indonesia ini resmi beroperasi pada Agustus 2018 setelah mendapatkan izin dari Bank Indonesia.
ShopeePay terhubungan erat dengan Shoppe, salah satu belanja online di Indonesia. ShopeePay merupakan bagian dari SeaMoney, layanan finansial digital milik Sea Group.
Di Indonesia, ShopeePay memiliki ukuran perusahaan dengan jumlah karyawan antara 50 hingga 100 orang. Sedangkan status Investasinya adalah Series A Funding.
5. LinkAja (30%)
Dengan catatan 30%, posisi juru kunci lima terbanyak dompet digital dipegang oleh LinkAja, milik PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Dompet digital ini beroperasi 21 Februari 2019 setelah mendapat izin Bank Indonesia.
Finarya merupakan anak usaha dari 10 badan usaha milik negara (BUMN). Sebagai anak usaha BUMN, Finarya juga terbuka untuk bersinergi dengan pihak swasta yang memiliki visi dan misi serupa.
Baca juga: Demokrat Sebut Ada Hantu Demokrasi Berupaya Ganggu Koalisi Perubahan
Di bulan Oktober 2020, Grab Pte.Ltd. resmi menjadi pemegang saham baru Finarya. Pada Maret 2021, PT Dompet Karya Anak Bangsa (Gopay/Gojek) resmi terdaftar sebagai pemegang saham baru Finarya. Dua perusahaan yang bersaing itu seolah "berdamai" di dalam LinkAja.
(uka)
Lihat Juga :