Sarjana Olahraga Bertani Cabai, Kini Jadi Mentor Petani Milenial Pacitan
Minggu, 06 November 2022 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa pertanian saat ini bukan yang dulu, tidak hanya bicara tanam saja tapi harus berorientasi bisnis. “Jadi pertanian bicara bagaimana proses pra budidaya, budidaya, perawatan, panen, hingga pascapanen. Intinya, bagaimana kita bisa meningkatkan produktivitas hingga menghasilkan cuan,” katanya lagi.
Kerja keras Kementan untuk mencetak banyak petani milenial ini pun mulai menampakkan hasil. Jumlah petani milenial terus bertambah. Hal ini membuktikan bertani itu keren seperti dibuktikan oleh Ganda, sarjana olahraga yang memilih menekuni pertanian, khususnya tanaman cabai.
(Baca juga:Peran Petani Milenial Dongkrak Perekonomian)
Usaha pertaniannya dimulai sejak 2018 di Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Kini, Ganda sebagai mentor dalam Program YESS.
Sebagai petani milenial, Ganda yang telah mendahului usaha dengan melibatkan 20 rekannya, mengaku tergelitik untuk berbagi ilmu dengan Penerima Manfaat Program YESS untuk membangun pertanian di Pacitan.
“Awalnya, saya mulai memberanikan diri bertani pada 2018. Sekarang sudah ada 10.000 tanaman. Prediksi panen tiga ton cabai. Dijual dengan harga minimal Rp10.000 per kilogram,” katanya.
Kerja keras Kementan untuk mencetak banyak petani milenial ini pun mulai menampakkan hasil. Jumlah petani milenial terus bertambah. Hal ini membuktikan bertani itu keren seperti dibuktikan oleh Ganda, sarjana olahraga yang memilih menekuni pertanian, khususnya tanaman cabai.
(Baca juga:Peran Petani Milenial Dongkrak Perekonomian)
Usaha pertaniannya dimulai sejak 2018 di Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Kini, Ganda sebagai mentor dalam Program YESS.
Sebagai petani milenial, Ganda yang telah mendahului usaha dengan melibatkan 20 rekannya, mengaku tergelitik untuk berbagi ilmu dengan Penerima Manfaat Program YESS untuk membangun pertanian di Pacitan.
“Awalnya, saya mulai memberanikan diri bertani pada 2018. Sekarang sudah ada 10.000 tanaman. Prediksi panen tiga ton cabai. Dijual dengan harga minimal Rp10.000 per kilogram,” katanya.
Lihat Juga :