Sarjana Olahraga Bertani Cabai, Kini Jadi Mentor Petani Milenial Pacitan
Minggu, 06 November 2022 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
Hal yang menarik, Ganda menanam cabai keriting pada empat fase berbeda dengan selisih tanam empat minggu. Di antara 10.000 pohon cabai yang ditanam, sebagian dilakukan di lahan yang bersebelahan dengan lahan padi.
Secara teori, mungkin dia salah, tapi itulah yang dilakukan para milenial yang menyukai tantangan, dan dengan berbagai cara, Ganda berhasil melakukannya.
Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana yang hadir bersama jajaran YESS PPIU Jatim, Sabtu (5/11/2022) menyampaikan pesan Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi tentang perlunya penerapan smart farming untuk peningkatan produktifitas pertanian.
“Selain itu kolaborasi dengan membentuk kelembagaan petani akan menjadi peluang untuk mengembangkan jejaring dari hulu hingga hilir,” kata Setya BU didampingi Manajer PPIU YESS Jatim, Acep Hariri.
Termasuk di antaranya, kata Setya, penguatan permodalan melalui akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berbunga rendah. Selain itu, Udrayana menambahkan pentingnya kelembagaan yang legal untuk menumbuhkan kepercayaan pihak lain yang bermaksud menjadi mitra dan sekaligus menjamin keberlanjutan usaha yang dilakukan.
“Kita tidak bisa sendiri-sendiri lagi dalam berusaha tani. Membangun pertanian harus melalui kolaborasi, dan untuk menjamin kekuatan dan keberlangsungan pertanian ke depan. Itu ada di tangan para milenial,” kata Direktur Setya BU yang akrab disapa Uud.
Secara teori, mungkin dia salah, tapi itulah yang dilakukan para milenial yang menyukai tantangan, dan dengan berbagai cara, Ganda berhasil melakukannya.
Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana yang hadir bersama jajaran YESS PPIU Jatim, Sabtu (5/11/2022) menyampaikan pesan Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi tentang perlunya penerapan smart farming untuk peningkatan produktifitas pertanian.
“Selain itu kolaborasi dengan membentuk kelembagaan petani akan menjadi peluang untuk mengembangkan jejaring dari hulu hingga hilir,” kata Setya BU didampingi Manajer PPIU YESS Jatim, Acep Hariri.
Termasuk di antaranya, kata Setya, penguatan permodalan melalui akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berbunga rendah. Selain itu, Udrayana menambahkan pentingnya kelembagaan yang legal untuk menumbuhkan kepercayaan pihak lain yang bermaksud menjadi mitra dan sekaligus menjamin keberlanjutan usaha yang dilakukan.
“Kita tidak bisa sendiri-sendiri lagi dalam berusaha tani. Membangun pertanian harus melalui kolaborasi, dan untuk menjamin kekuatan dan keberlangsungan pertanian ke depan. Itu ada di tangan para milenial,” kata Direktur Setya BU yang akrab disapa Uud.
(dar)
Lihat Juga :