Mengapa Apple Menaikkan Harga iPhone 14? Tetapi Tidak di AS dan China

Selasa, 08 November 2022 - 13:44 WIB
loading...
A A A
Pertukaran mata uang asing adalah "faktor yang sangat signifikan yang mempengaruhi hasil kami, baik pendapatan maupun margin kotor," kata Maestri.

Apple melakukan lindung nilai terhadap eksposur mata uangnya "di sebanyak mungkin tempat di seluruh dunia," katanya, tetapi perlindungan semacam itu mulai berkurang karena perusahaan perlu terus membeli kontrak baru.

Tetapi Apple juga memeriksa lanskap valuta asing ketika meluncurkan produk baru, kata Maestri, yang menyebabkan kenaikan harga terbaru ini.

"Dalam beberapa kasus, misalnya, pelanggan di pasar internasional harus ... melihat beberapa kenaikan harga ketika kami meluncurkan produk baru," katanya. "Dan sayangnya itulah situasi yang kita hadapi saat ini dengan dolar yang kuat."

Sementara fluktuasi mata uang baru-baru ini versus dolar AS menyebabkan beberapa pembeli internasional membayar lebih mahal untuk iPhone, ada beberapa contoh di mana Apple malah menyerap biaya tersebut.

Pada tahun 2019, ketika dolar AS juga mengalami kenaikan nilai dibandingkan dengan mata uang lainnya, Apple menyesuaikan harga di beberapa pasar dan mengatur ulang seperti yang terjadi pada mata uang setahun sebelumnya.

Namun, alasan Apple melakukan itu adalah karena penurunan penjualan sebagai akibat dari kenaikan harga. Misalnya, di Turki, di mana mata uang Lira telah jatuh 33% terhadap dolar pada tahun 2019, penjualan Apple turun USD700 juta.

"Kami telah memutuskan untuk kembali ke (harga iPhone) yang lebih sepadan dengan harga lokal kami setahun yang lalu, dengan harapan dapat membantu penjualan di daerah-daerah itu," kata Cook kepada Reuters dalam sebuah wawancara pada saat itu.

Namun pada 2022, Apple mengatakan belum melihat penurunan permintaan di pasar tersebut. Maestri mencatat bahwa mereka melihat pertumbuhan dua digit di India, Indonesia, Meksiko, Vietnam, dan negara-negara lain.

"Penting bagi kami untuk melihat bagaimana kinerja pasar dalam mata uang lokal karena itu benar-benar memberi kami rasa yang baik untuk respons pelanggan terhadap produk apple. Keterlibatan dengan ekosistem kami, dan secara umum, kekuatan merek," kata Maestri pada panggilan pendapatan.

"Dan saya harus mengatakan, dalam hal itu, kami merasa sangat, sangat baik tentang kemajuan yang kami buat di banyak pasar di seluruh dunia," bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Rekomendasi
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Berita Terkini
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved