Ekonomi RI Kuartal III/2022 Melesat 5,72 Persen, Sri Mulyani Ungkap Apa Artinya
Rabu, 09 November 2022 - 20:38 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani membeberkan, apa arti dari data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III tahun 2022 yang melesat 5,72% (yoy). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati menerangkan, data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III tahun 2022 yang belum lama ini dirilis BPS (Badan Pusat Statistik) mencerminkan penguatan pemulihan ekonomi nasional.
Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III-2022 tercatat sebesar 5,72% (yoy). Menguatnya pemulihan ekonomi ditunjukkan oleh pertumbuhan ekonomi Q3 2022 dibandingkan Q2 2022 sebesar 1,8% (qtq).
Dengan tingkat pertumbuhan ini, level PDB nasional secara kumulatif hingga triwulan III-2022 berada 6,6% di atas level kumulatif I-III 2019. Baca Juga:Kemenkeu Ungkap Alasan Ekonomi Indonesia Bisa Melesat 5,7%
“Kita kemarin menyaksikan rilis data PDB kuartal ketiga oleh BPS dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,72% sedikit di atas angka proyeksi Kementerian Keuangan yang sebesar 5,7%. Pencapaian ini mencerminkan terus menguatnya pemulihan ekonomi nasional di tengah peningkatan ketidakpastian prospek ekonomi global,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu(9/11/2022).
Pada sisi pengeluaran, laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih relatif tinggi sebesar 5,4% (yoy). Hal ini sejalan dengan beberapa indikator konsumsi masyarakat, termasuk rata-rata Indeks Penjualan Riil yang tumbuh 5,5% pada triwulan III-2022.
Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III-2022 tercatat sebesar 5,72% (yoy). Menguatnya pemulihan ekonomi ditunjukkan oleh pertumbuhan ekonomi Q3 2022 dibandingkan Q2 2022 sebesar 1,8% (qtq).
Dengan tingkat pertumbuhan ini, level PDB nasional secara kumulatif hingga triwulan III-2022 berada 6,6% di atas level kumulatif I-III 2019. Baca Juga:Kemenkeu Ungkap Alasan Ekonomi Indonesia Bisa Melesat 5,7%
“Kita kemarin menyaksikan rilis data PDB kuartal ketiga oleh BPS dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,72% sedikit di atas angka proyeksi Kementerian Keuangan yang sebesar 5,7%. Pencapaian ini mencerminkan terus menguatnya pemulihan ekonomi nasional di tengah peningkatan ketidakpastian prospek ekonomi global,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu(9/11/2022).
Pada sisi pengeluaran, laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih relatif tinggi sebesar 5,4% (yoy). Hal ini sejalan dengan beberapa indikator konsumsi masyarakat, termasuk rata-rata Indeks Penjualan Riil yang tumbuh 5,5% pada triwulan III-2022.
Lihat Juga :