Keripik Tempe Produksi UMKM Indonesia Tembus Pasar Global
Rabu, 09 November 2022 - 23:53 WIB
loading...
A
A
A
Hatta berharap semakin banyak UMKM yang kompeten dan berkapasitas global agar bisa meyusul UMKM lain yang telah berhasil melakukan ekspor.
"Dengan semakin banyak UMKM yang memasarkan produknya ke pasar internasional, tidak hanya akan menambah keuntungan pelaku UMKM, tetapi juga akan memberikan dampak bagi pertumbuhan perekonomian nasional," terang dia.
Sementara itu, Bea Cukai juga melakukan pendampingan kepada PT Wahana Lestari Investama (WLI) yang telah mengekspor udang sejumlah 118.700 karton dengan berat 1.175.130 kg ke Cina.
Dari ekspor tersebut, perusahaan telah menyumbang devisa USD5,68 juta atau sekitar Rp88,2 miliar ke negara. "Untuk menjamin kelancaran ekspor tersebut, petugas Bea Cukai Ambon telah melaksanakan pengawasan pemuatan ekspor pada sarana pengangkut laut yang digunakan, yaitu MV Fu Yuan Yu Yun 993 dari China," paparnya.
Baca juga: KKP: Butuh Rp365 Triliun untuk Kejar Target Produksi Udang 2 Juta Ton
Disebutkan Hatta, sampai dengan awal kuartal IV/2022, perusahaan tercatat sudah melakukan empat kali ekspor dan impor langsung dari Seram Utara menggunakan sarana pengangkut laut yang sama.
"Dengan semakin banyak UMKM yang memasarkan produknya ke pasar internasional, tidak hanya akan menambah keuntungan pelaku UMKM, tetapi juga akan memberikan dampak bagi pertumbuhan perekonomian nasional," terang dia.
Sementara itu, Bea Cukai juga melakukan pendampingan kepada PT Wahana Lestari Investama (WLI) yang telah mengekspor udang sejumlah 118.700 karton dengan berat 1.175.130 kg ke Cina.
Dari ekspor tersebut, perusahaan telah menyumbang devisa USD5,68 juta atau sekitar Rp88,2 miliar ke negara. "Untuk menjamin kelancaran ekspor tersebut, petugas Bea Cukai Ambon telah melaksanakan pengawasan pemuatan ekspor pada sarana pengangkut laut yang digunakan, yaitu MV Fu Yuan Yu Yun 993 dari China," paparnya.
Baca juga: KKP: Butuh Rp365 Triliun untuk Kejar Target Produksi Udang 2 Juta Ton
Disebutkan Hatta, sampai dengan awal kuartal IV/2022, perusahaan tercatat sudah melakukan empat kali ekspor dan impor langsung dari Seram Utara menggunakan sarana pengangkut laut yang sama.
Lihat Juga :