KKP: Butuh Rp365 Triliun untuk Kejar Target Produksi Udang 2 Juta Ton

Rabu, 26 Oktober 2022 - 16:36 WIB
loading...
KKP: Butuh Rp365 Triliun...
Untuk membuka tambak udang seluas 24.783 hektare butuh dana Rp365 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP ) menyatakan, untuk mengejar target 2 juta ton produksi udang pada akhir 2024 dengan peningkatan nilai ekspor sampai 250% membutuhkan dana Rp365 triliun.

Baca juga: Menteri Trenggono Ingin Indonesia Jadi Champion Ikan Hias di Pasar Dunia

"Kita kan butuh lahan 24.783 hektare. Kalau kita mau bikin klaster yang 5 hektare butuhnya Rp7 miliar, maka 247 ribu dibagi 5 dikali 7 itu kurang lebih Rp365 sekian triliun. Anggaran negara tidak akan mampu untuk itu," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya TB. Haeru Rahayu di Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Sementara itu, Haeru menyebutkan bahwa APBN di KKP hanya Rp6 triliun. Oleh sebab itu dirinya mengatakan, perlu sinergi kementerian/lembaga untuk mewujudkan target tersebut.

"APBN itu cuma tiga doang, menyiapkan regulasi, menyiapkan dukungan infrastruktur jasa dan menyiapkan SDM, serta undang investor supaya masuk. Mohon izin, iklim investasi kita juga belum maksimal," tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, untuk mencapai target 2 juta ton produksi udang pada akhir 2024 dengan peningkatan nilai ekspor sampai 250% diperlukan sinergitas program dan peran lintas sektor melalui crash program, meliputi penguatan implementasi Program Prioritas Revitalisasi Tambak, Akselerasi Produksi dan Ekspor Udang untuk tahun 2022-2024.

“Diminta kepada semua K/L dan instansi terkait untuk bisa saling memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk kebangkitan industri udang nasional. Penguatan komitmen eksekusi program, komitmen aksi bersama sangat dibutuhkan saat ini,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Prabowo Panen Raya Udang...
Prabowo Panen Raya Udang Vaname Seluas 100 Hektare di Kebumen
Rekomendasi
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Tamara Tyasmara Mimpi...
Tamara Tyasmara Mimpi Didatangi Dante, Lalu Temukan Fakta Ini
Berita Terkini
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved