Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Hadir di Bandara Soetta, Segini Tarif Terbarunya

Rabu, 09 November 2022 - 23:46 WIB
loading...
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Hadir di Bandara Soetta, Segini Tarif Terbarunya
Pengelola Bandara Soekarno-Hatta menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di area Terminal 3, yang sudah bisa digunakan mulai Rabu (9/11/2022). Foto/Dok
A A A
TANGERANG - Pengelola Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di area Terminal 3, yang sudah bisa digunakan mulai Rabu (9/11/2022). SPKLU ini bahkan disebut-sebut sebagai SPKLU pertama yang tersedia di bandara seluruh Indonesia.

Baca Juga: Ini 3 Skema Bisnis SPKLU dan SPBKLU

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin mengatakan, bahwa SPKLU ini disediakan agar mengakomodasi pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta yang menggunakan mobil listrik, baik pengguna mobil pribadi maupun taksi listrik.

Selain itu, pengadaan SPKLU ini juga untuk mendukung pemerintah yang tengah gencar menambah kendaraan bermotor berbasis tenaga listrik. "Sebagai gerakan untuk mendukung pemerintah penggunaan mobil listrik , sebagai operator bandara menyediakan SPKLU terlebih akan dijadikan green airport," ujar President Director PT Angkasa Pura II, M. Awaluddin, Rabu (9/11/2022).

Untuk saat ini, setidaknya ada dua titik SPKLU yang bisa digunakan oleh pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta. SPKLU pertama berlokasi di parkiran internasional Terminal 3 dan yang terbaru di parkiran domestik Terminal 3. Dalam beberapa bulan ke depan, lokasi SPKLU juga akan ditambah di Terminal Kargo.

"Lokasi SPKLU yang paling baru ada di Parkir Domestik Terminal 3, ini bisa menampung sampai 5 mobil sekaligus dalam satu waktu pengisian. Ada dua fasilitas charging, yaitu fast charging dan normal bisa disesuaikan dengan kebutuhan," lanjutnya.

Baca Juga: Mengenal Sederet Perbedaan SPKLU dan SPBKLU

Sementara itu, untuk pembayaran di SPKLU ini menggunakan sistem cashless. Pengguna jasa bisa membayar menggunakan metode pembayaran apapun yang terhubung melalui QRis atau menggunakan kartu pembayaran.

"Kita sudah support seluruh bank di Indonesia, jadi bisa menggunakan cashless apapun," jelas Direktur Operasional Angkasa Pura II, Muh Putra Pariadi.

Adapun untuk tarif pengisian akan disesuaikan dengan tarif dari PLN yakni antara 1.630 sampai 2.440 per kWh. Di mana, terdapat dua tipe charger yakni dua fast charging dan satu normal charging."Untuk kapasitas, kita ada 40.000 kWh dalam sekali isi, jadi bisa lima mobil dalam sekali pengisian," tuturnya.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2389 seconds (11.210#12.26)