BKP Makassar Gelar Bimtek Tingkatkan Ekspor Pertanian di Kabupaten Bantaeng

Kamis, 10 November 2022 - 07:15 WIB
loading...
BKP Makassar Gelar Bimtek...
Balai Karantina Pertanian (BKP) Makassar menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi kelompok petani hingga peternak untuk meningkatkan ekspor komoditas pertanian di Kabupaten Bantaeng. Foto Antara
A A A
MAKASSAR - Balai Karantina Pertanian (BKP) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulse) menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi kelompok petani hingga peternak untuk meningkatkan ekspor komoditas pertanian di Kabupaten Bantaeng.



Kepala BKP Makassar Lutfie Natsir mengatakan bimtek ini dapat menambah pengetahuan baru bagi para petani di Bantaeng, khususnya petani kopi. Begitu pula dengan para peternak ayam dan kambing di Bantaeng. Baca juga: Mentan Ingin Tahun Depan Ekspor Produk Kentang Tembus Rp100 Miliar

Bimtek merupakan salah satu program gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks). Ini sebagai langkah strategis di Kementerian Pertanian dalam rangka akselerasi ekspor komoditas pertanian .

"Potensi ekspor komoditas pertanian di Sulsel cukup besar, oleh karena itu tantangan yang dihadapi petani pun cukup beragam," katanya.

Berdasarkan data BKP Makassar, Pemkab Bantaeng telah berhasil mengekspor hasil pertanian jenis arang sebanyak 200 kg di tahun 2021. Sementara pada 2022 ini, jenis produk pertanian yang berhasil diekspor semakin beragam, mulai dari terung, talas, ubi jalar, ubi dan sayuran.

"Talas adalah produk pertanian yang paling banyak diekspor oleh Pemkab Bantaeng, yakni sebanyak 46 ton lebih atau senilai Rp1,3 miliar dengan tujuan Jepang," imbuhnya. Baca juga: Dorong Petani Tanam Kedelai, Mentan Sebut Harga Beli Rp10.000 per Kg

Menurut Lutfie, Kabupaten Bantaeng merupakan salah satu kabupaten di Sulsel yang mengandalkan pertanian sebagai sektor utama, sehingga perlu memperoleh dukungan dalam meningkatkan produk ekspor dari pertanian.

Lutfie menjelaskan tantangan ekspor komoditas pertanian adalah pemenuhan standar kualitas dan pemenuhan persyaratan negara tujuan, sehingga BKP Makassar akan terus melakukan penguatan layanan dan akselerasi ekspor melalui pelayanan karantina.

"Termasuk penguatan laboratorium, pemenuhan sarana layanan khususnya di daerah sentra produksi dan wilayah kerja, serta terus melaksanakan bimbingan teknis dan pendampingan kepada petani dan para pelaku ekspor komoditas pertanian," urai Lutfie.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved