UMKM Backbone Ekonomi Indonesia, Luhut Paparkan Tiga Program Bantuan

Rabu, 08 Juli 2020 - 08:46 WIB
loading...
UMKM Backbone Ekonomi...
Luhut menjelaskan mengenai fokus pemerintah dalam membantu sektor UMKM setidaknya melalui tiga program. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) turut berpartisipasi dalam Peluncuran Penjaminan Kredit Modal Kerja Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UMKM.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Presiden meminta supaya segera turun ke bawah, turun kepada yang berhak menerima. "Saya juga laporkan melalui kesempatan ini selama satu bulan ini, pemerintah mendorong banyak sekali online branding dari UMKM. Ini merupakan langkah yang sangat bagus,” sambut Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan pada peluncuran yang diselenggarakan secara virtual di Kantor Kemenko Marves, Jakarta.

(Baca Juga: Sri Mulyani Tekankan UMKM Jadi Prioritas Penerima Manfaat Pemulihan Ekonomi )

Melalui kesempatan tersebut, Menko Luhut menjelaskan mengenai fokus pemerintah dalam membantu sektor UMKM setidaknya melalui tiga program. Pertama yaitu bersama OJK untuk mendorong restrukturisasi pinjaman UMKM yang saat ini nilainya mencapai 317 triliun rupiah dengan jumlah debitur 5,3 juta.

Kedua, subsidi bunga UMKM yang akan mengcover 60,6 juta rekening nasabah dengan nilai subsidi sebesar 35 triliun rupiah. Dan yang ketiga yaitu penjaminan modal kerja UMKM, dimana pemerintah akan mengcover penjaminan 80% pinjaman modal kerja untuk UMKM. Adapun target pemerintah untuk penyaluran modal kerja sektor UMKM yang dijamin ini adalah sejumlah 100 triliun rupiah sampai dengan tahun 2021.

“Kita sadar bahwa UMKM adalah backbone ekonomi Indonesia. Oleh karena itu kita betul-betul cepat lakukan dan sekarang saya pikir sudah berjalan karena semua sudah tersambung dengan baik. Saya pikir ini sistem yang sudah cukup terpadu. Walaupun sedikit lama tapi sudah mulai berjalan dan ini dapat melancarkan kredit-kredit ke bawah,” katanya.

(Baca Juga: Sudah Dijamin, Teten Minta Lembaga Keuangan Dahulukan UMKM )

Saat ini pemerintah juga sedang menyusun skema bantuan baik finansial (contohnya pinjaman) maupun non finansial untuk membantu sektor korporasi yang mengalami kesulitan karena Covid-19 ini. Yang mana skema ini bertujuan untuk mencegah terjadinya PHK sekaligus juga untuk menjaga momentum pertumbuhan kita.

“Persiapan ini sudah dilakukan dan kami sedang menghitung berapa angkanya dan kita berharap bulan ini sudah selesai semua. Saya menginginkan dan berharap semua kita bersama-sama untuk saling membantu supaya program ini jalan. Walaupun masih sedikit tapi sudah mulai terlihat pergerakannya,” ujarnya.

Lebih Lanjut, Menko Luhut menyampaikan bahwa kini pemerintah menyusun berbagai stimulus untuk membantu sektor usaha tersebut dengan hati-hati dan tentu mempertimbangkan governance yang ada, serta pada situasi krisis yang terjadi sekarang ini membutuhkan realisasi belanja yang cepat dan tepat.

“Presiden memerintahkan kami untuk melakukan ini secara cepat, tapi sesuai dengan aturan yang ada. Peluang yang dibuat dari pemerintah sudah sangat bagus, kita semua harus menghargai dan melaksanakan dengan baik," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Berita Terkini
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved