Luhut Pastikan Tak Buat Kebijakan yang Mengorbankan Anak-Cucu
Jum'at, 11 November 2022 - 11:30 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
BALI - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan tegas menyatakan pemerintah tidak akan mengorbankan anak cucu dalam membuat kebijakan. Sebab itu, pemerintah mendorong percepatan energi terbarukan untuk mendorong ekonomi berkelanjutan.
"Saya dengan tim saya, saya pastikan, saya dan anak cucu, saya tidak mau anak cucu saya jadi korban dari policy yang saya buat, I promise," kata Luhut dalam konferensi pers di sela-sela Net Zero Decarbonization, di Nusa Dua Bali Convention Center, Jumat (11/11/2022).
Baca Juga: Di Forum G20, Sri Mulyani Ungkap Strategi Indonesia Redam Inflasi Global
Menurut dia penggunaan EBT penting untuk generasi selanjutnya. Pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan energi baru terbarukan dan konsisten melaksanakannya. Atas alasan itu, dia selalu mengingatkan kepada jajarannya agar seluruh kebijakan yang sedang disusun untuk selalu diperhitungkan dengan cermat. Sebab, menurutnya Indonesia adalah negara yang kuat.
Luhut yakin, Indonesia bisa menjadi satu negara yang dapat melaksanakan dekarbonisasi, sebab sudah banyak inovasi yang dilakukan anak-anak muda tanah air melalui inovasi-inovasi yang dibuat. "Saya yakin anak-anak muda punya inovasi luar biasa, kita ini bukan negara ecek-ecek, we are the great country. Orang mau ngatur 'e.. e.. jangan," ucapnya.
Baca Juga: Soal Utang Rp7.420 Triliun dan Dikontrol China, Luhut: Ya Orang-orang Tak Jelas Aja Itu
Luhut sendiri mengakui Indonesia sudah berhasil menekan deforestation, salah satunya mengurangi kebakaran hutan. Dia menyebut, kebakaran hutan terakhir yang dirasakan Indonesia terjadi pada 2015 lalu. "Kita terakhir forest fire 2015, saya ketuanya, sampai hari ini tdk ada lagi. Banyak sekali langkah yang kita lakukan untuk kurangi itu," paparnya.
"Saya dengan tim saya, saya pastikan, saya dan anak cucu, saya tidak mau anak cucu saya jadi korban dari policy yang saya buat, I promise," kata Luhut dalam konferensi pers di sela-sela Net Zero Decarbonization, di Nusa Dua Bali Convention Center, Jumat (11/11/2022).
Baca Juga: Di Forum G20, Sri Mulyani Ungkap Strategi Indonesia Redam Inflasi Global
Menurut dia penggunaan EBT penting untuk generasi selanjutnya. Pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan energi baru terbarukan dan konsisten melaksanakannya. Atas alasan itu, dia selalu mengingatkan kepada jajarannya agar seluruh kebijakan yang sedang disusun untuk selalu diperhitungkan dengan cermat. Sebab, menurutnya Indonesia adalah negara yang kuat.
Luhut yakin, Indonesia bisa menjadi satu negara yang dapat melaksanakan dekarbonisasi, sebab sudah banyak inovasi yang dilakukan anak-anak muda tanah air melalui inovasi-inovasi yang dibuat. "Saya yakin anak-anak muda punya inovasi luar biasa, kita ini bukan negara ecek-ecek, we are the great country. Orang mau ngatur 'e.. e.. jangan," ucapnya.
Baca Juga: Soal Utang Rp7.420 Triliun dan Dikontrol China, Luhut: Ya Orang-orang Tak Jelas Aja Itu
Luhut sendiri mengakui Indonesia sudah berhasil menekan deforestation, salah satunya mengurangi kebakaran hutan. Dia menyebut, kebakaran hutan terakhir yang dirasakan Indonesia terjadi pada 2015 lalu. "Kita terakhir forest fire 2015, saya ketuanya, sampai hari ini tdk ada lagi. Banyak sekali langkah yang kita lakukan untuk kurangi itu," paparnya.
(nng)
Lihat Juga :