Kereta Cepat Mulai Jajal Rel dengan Kecepatan 80 Km/Jam

Jum'at, 11 November 2022 - 14:15 WIB
loading...
Kereta Cepat Mulai Jajal Rel dengan Kecepatan 80 Km/Jam
Kereta Cepat Jakarta-Bandung mulai menjajal rel dengan kecepatan terbatas. FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) melakukan menjajal rel dengan kecepatan 80 Km/Jam kemarin. Uji dinamis kereta inspeksi dalam rangka G20 Showcase terus dilakukan.

"Alhamdulillah, persiapan uji dinamis kereta inspeksi yang dilakukan hari ini berjalan dengan baik. Persiapan uji dinamis ini akan terus kami lakukan agar semuanya berjalan lancar saat G20 showcase," ujar GM Corporate Secretary PT KCIC Rahadian Ratry dalam pernyataannya, Jumat (11/11/2022).

Lihat Foto: Persiapan Uji Dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Dia menjelaskan pada persiapan uji dinamis, rangkaian kereta inspeksi KCJB melaju hingga DK1 26 atau Casting Yard 4 dengan kecepatan terbatas. Dalam persiapan uji dinamis ini dilakukan uji akselerasi melalui jalur rel terbatas. Adapun uji dinamis yang digelar pada 10 November 2022, sistem kelistrikan sudah menyala. Selain itu dilakukan juga uji gerak, sistem pengereman pada kereta inspeksi hingga pengujian persinyalan.

"Kereta inspeksi adalah kereta yang akan digunakan pada uji dinamis dan hari ini merupakan hari perdana melaju di atas rel," ujar Rahadian.

Baca Juga: Siapa yang Membiayai Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung?

Seperti diketahui, uji dinamis rangkaian kereta inspeksi KCJB menjadi bagian dalam G20 showcase pada 16 November mendatang. Proses uji dinamis ini akan disaksikan oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Tiongkok Xi Jinping melalui telekonferensi.

Selain melihat proses uji dinamis, kedua kepala negara tersebut juga akan menyaksikan kecanggihan teknologi kereta inspeksi KCJB. Proses uji dinamis ini akan dilakukan sepanjang 15 km dari Stasiun Tegalluar menuju Casting Yard 4 di daerah Kopo, Kota Bandung. Pada proses uji dinamis, kereta inspeksi akan melaju dengan kecepatan terbatas hingga maksimal 80 Km/Jam.

(nng)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2829 seconds (10.177#12.26)