Pemulihan Ekonomi Nasional, BNI Siap Gelontorkan Kredit kepada UMKM
Rabu, 08 Juli 2020 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
Pada program kedua, BNI berupaya mempercepat upaya restrukturisasi pada debitur yang terdampak penyebaran Covid-19 di mana sampai 25 Juni 2020, BNI telah melakukan restrukturisasi terhadap 183.359 debitur UMKM dengan portepel senilai Rp24,3 Triliun.
Sejalan dengan PMK 65/2020, debitur BNI terdampak Covid-19 juga mendapat subsidi bunga dari pemerintah dengan potensi debitur non-KUR yang akan mendapatkan subsidi bunga diperkirakan sebanyak 25.177 debitur dengan nilai subsidi bunga mencapai Rp314 miliar.
BNI tidak hanya mendapatkan kepercayaan dari pemerintah sebagai penyalur subsidi bunga, namun juga sebagai bank mitra, yaitu bank untuk pooling account subsidi bagi UMKM dari bank di luar Himbara serta lembaga keuangan lainnya melalui fasilitas virtual account. BNI terpilih menjadi bank mitra penyalur subsidi bunga dinilai unggul dalam layanan virtual account (VA) sehingga mempercepat proses pemberian subsidi bunga kepada debitur UMKM. (Baca juga: Bus Tercebur di Waduk China, 21 Orang Tewas)
Pada program terakhir, untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, BNI turut berpartisipasi dalam program Penjaminan untuk Kredit Modal Kerja UMKM, khususnya bagi debitur yang terdampak Covid-19. Pada tanggal 07 Juli 2020, BNI telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan ASKRINDO dan JAMKRINDO secara serentak di Gedung Jamkrindo, Jakarta yang turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf.
“Potensi UMKM binaan BNI yang akan diikutkan program penjaminan tersebut sebanyak 3.000 debitur dengan total maksimum kredit senilai Rp5 triliun. Di samping itu, BNI akan menyalurkan Rp10 triliun untuk UMKM baru yang siap memasuki era New Normal. Bahkan untuk program PEN ini, BNI memberikan bunga murah untuk men-support UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional,” ucap Direktur Utama BNI Herry Sidharta di Jakarta, Selasa (7/7/2020). (Lihat videonya: Kapal Tak Bisa Sandar, Sapi Dilempar ke Laut)
Sejalan dengan PMK 65/2020, debitur BNI terdampak Covid-19 juga mendapat subsidi bunga dari pemerintah dengan potensi debitur non-KUR yang akan mendapatkan subsidi bunga diperkirakan sebanyak 25.177 debitur dengan nilai subsidi bunga mencapai Rp314 miliar.
BNI tidak hanya mendapatkan kepercayaan dari pemerintah sebagai penyalur subsidi bunga, namun juga sebagai bank mitra, yaitu bank untuk pooling account subsidi bagi UMKM dari bank di luar Himbara serta lembaga keuangan lainnya melalui fasilitas virtual account. BNI terpilih menjadi bank mitra penyalur subsidi bunga dinilai unggul dalam layanan virtual account (VA) sehingga mempercepat proses pemberian subsidi bunga kepada debitur UMKM. (Baca juga: Bus Tercebur di Waduk China, 21 Orang Tewas)
Pada program terakhir, untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, BNI turut berpartisipasi dalam program Penjaminan untuk Kredit Modal Kerja UMKM, khususnya bagi debitur yang terdampak Covid-19. Pada tanggal 07 Juli 2020, BNI telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan ASKRINDO dan JAMKRINDO secara serentak di Gedung Jamkrindo, Jakarta yang turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf.
“Potensi UMKM binaan BNI yang akan diikutkan program penjaminan tersebut sebanyak 3.000 debitur dengan total maksimum kredit senilai Rp5 triliun. Di samping itu, BNI akan menyalurkan Rp10 triliun untuk UMKM baru yang siap memasuki era New Normal. Bahkan untuk program PEN ini, BNI memberikan bunga murah untuk men-support UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional,” ucap Direktur Utama BNI Herry Sidharta di Jakarta, Selasa (7/7/2020). (Lihat videonya: Kapal Tak Bisa Sandar, Sapi Dilempar ke Laut)
Lihat Juga :