Harga Minyak Terkerek Seiring Pelonggaran Pembatasan Covid di China
Senin, 14 November 2022 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
"Pelonggaran terbaru dalam persyaratan karantina tentu saja merupakan langkah awal yang baik, tetapi pasar kemungkinan perlu melihat pelonggaran lebih lanjut apabila mau mempertahankan antusiasme harga minyak baru-baru ini," demikian analisa ING dalam sebuah catatan, dilansir Reuters, Senin (14/11/2022).
Baca juga: Jualan Minyak Mentah Laris Manis, Rusia Kantongi Rp2,32 Triliun Hanya dalam 7 Hari
Terpisah, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen pada Jumat (14/11) mengatakan bahwa India dapat terus membeli minyak dari Rusia sebanyak yang diinginkannya, termasuk dengan harga di atas mekanisme batas harga menyusul sanksi yang telah ditetapkan G7. Penetapan syarat ini juga menjadi katalis penggerak harga.
Di sisi lain, perkembangan terbaru terkait inflasi yang melandai di Amerika Serikat (AS) membawa komentar positif dari sejumlah pejabat bank sentral AS Federal Reserve atau The Fed.
Hal ini seperti dikemukakan pejabat The Fed Christopher Waller yang mengatakan akan mengambil sejumlah langkah agar dapat mengurangi laju kenaikan suku bunga.
Baca juga: Jualan Minyak Mentah Laris Manis, Rusia Kantongi Rp2,32 Triliun Hanya dalam 7 Hari
Terpisah, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen pada Jumat (14/11) mengatakan bahwa India dapat terus membeli minyak dari Rusia sebanyak yang diinginkannya, termasuk dengan harga di atas mekanisme batas harga menyusul sanksi yang telah ditetapkan G7. Penetapan syarat ini juga menjadi katalis penggerak harga.
Di sisi lain, perkembangan terbaru terkait inflasi yang melandai di Amerika Serikat (AS) membawa komentar positif dari sejumlah pejabat bank sentral AS Federal Reserve atau The Fed.
Hal ini seperti dikemukakan pejabat The Fed Christopher Waller yang mengatakan akan mengambil sejumlah langkah agar dapat mengurangi laju kenaikan suku bunga.
(ind)
Lihat Juga :