Erick Thohir Menekankan Urgensi Penguatan Ekosistem Pangan Nasional

Senin, 14 November 2022 - 21:16 WIB
loading...
Erick Thohir Menekankan...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan, Indonesia harus menguasai rantai pasokan di tengah krisis pangan yang membayangi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan, Indonesia harus menguasai rantai pasokan di tengah krisis pangan yang membayangi. Penguasaan rantai pasok pangan tidak hanya memberi kemakmuran para petani, namun juga punya peran terhadap kebutuhan pangan dunia.

"Ini selaras dengan keinginan Presiden Joko Widodo, bahwa Indonesia harus membangun sebuah BUMN pangan yang kuat untuk merealisasikan visi Indonesia 2045 di sektor peningkatan ketahanan pangan nasional," ungkap Erick Thohir dalam forum Business 20 (B20), Bali, Selasa (14/11/2022).

Baca Juga: BULOG Gandeng Pemkab Bondowoso dan Bojonegoro Ciptakan Ekosistem Pangan Kondusif

Ketahanan pangan menjadi bagian dari perhatian dunia, tak terkecuali negara anggota G20. Konflik yang terjadi di dunia membawa dampak pada krisis ekonomi, energi dan pangan yang terjadi di berbagai negara.

Erick pun meminta penguatan ekosistem pangan nasional menjadi hal yang urgent bagi Indonesia. BUMN Holding Pangan atau ID FOOD pun diminta memperkuat ekosistem pangan dengan meningkatkan inklusivitas bagi petani, peternak, dan nelayan, serta menjadi perusahaan pangan berkelas dunia.

Saat ini ID FOOD resmi menjajaki kerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA) terkait dengan ketahanan pangan. Kolaborasi ini disepakati dalam Forum Business 20 (B20) di Bali.

Baca Juga: Badan Pangan Terbentuk, Erick Thohir: Intinya Kembali ke Pangan

Pada pertemuan forum bisnis tersebut pun dilakukan pembahasan potensi kerja sama lainnya. Langkah ini untuk peningkatan sektor perdagangan pangan, misalnya palm fruit, Indonesia, dan tropical fruit, kolaborasi pelaku usaha pangan dan private sector lokal di Indonesia.

Sebelumnya, ID FOOD dan Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III telah menjajaki kerja sama dengan perusahaan susu asal Belanda untuk memaksimalkan penggunaan lahan sebagai kawasan peternakan sapi perah terintegrasi.

Pengembangan industri susu segar dalam negeri ini dilakukan karena tingkat kebutuhannya yang tinggi yakni mencapai 4,4 juta ton per tahun. Namun, produksi susu segar dalam negeri baru mencukupi 21 persen dari kebutuhan nasional.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Surveyor Indonesia dan...
Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem Renewable Energy Certificate Nasional
Perang AS-Iran Masuk...
Perang AS-Iran Masuk Minggu ke-5: Harga Minyak Tembus USD115/Barel, Bursa Asia Bergolak, Krisis Pangan Mengintai Dunia!
Gandeng Otoritas Maritim...
Gandeng Otoritas Maritim China, BKI Perluas Layanan Global
Dari Kampus ke Industri,...
Dari Kampus ke Industri, BKI dan Universitas Pattimura Gelar Pelatihan Marine Surveyor
Menguatkan Kepemimpinan...
Menguatkan Kepemimpinan di Era Transisi Hijau, BKI dan Neyen Gelar Executive Workshop
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Rekomendasi
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Berita Terkini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved