Pendapatan Digital Melonjak 3 Kali Lipat, Laba Bersih MNC Kapital Naik 218,23%
Selasa, 15 November 2022 - 09:32 WIB
loading...
A
A
A
Adapun kontributor pendapatan BCAP yang tertinggi berasal dari MNC Bank sebesar 49,7% dari total pendapatan konsolidasi, diikuti oleh MNC Life 12,2%.
Selanjutnya MNC Insurance 10,8%, MNC Finance 9,5%, MNC Sekuritas 8,8%, MNC Leasing 5,7%, MNC Asset Management 1,5%, Flash Mobile 0,9%, dan MNC Teknologi Nusantara 0,8%.
Dilihat dari laporan posisi keuangan konsolidasian, pertumbuhan aset terutama dipengaruhi oleh peningkatan modal yang dilakukan terhadap anak usaha Perseroan yaitu MNC Bank (PT Bank MNC Internasional Tbk atau BABP) tahun lalu, di mana dana hasil aksi korporasi tersebut mampu meningkatkan kapasitas BABP untuk menyalurkan kredit kepada pihak ketiga sebanyak Rp 1.521,77 miliar menjadi Rp 9.944,25 miliar pada September 2022 atau meningkat 18,07% dari Rp 8.422,49 miliar pada 2021.
Direktur Utama BCAP Yudi Hamka mengatakan, komitmen BCAP tetap solid untuk mengembangkan layanan keuangan berkualitas dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan perusahaan.
“Tak berhenti di sini, Perseroan bergerak secara ambisius dalam mentransformasi bisnis dan mengintegrasikan layanan-layanan digital, agar kami dapat menyentuh lebih banyak kehidupan pada jangkauan yang lebih luas lagi, tidak hanya di kota besar,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (15/11/2022).
Baca juga: MNC Digital (MSIN) Siap Luncurkan Game MOBA Fight of Legends Minggu Depan
Menurut dia, pendapatan digital yang tumbuh hampir tiga kali lipat menjadi salah satu bukti bahwa keseriusan BCAP dalam menggarap bisnis digital Perseroan dan mengembangkan Motion Digital.
“Kami yakin, didukung kuatnya eksistensi media grup, BCAP akan merevolusi cara masyarakat unbanked dan underbanked dalam mengelola keuangan mereka,” tuturnya.
Selanjutnya MNC Insurance 10,8%, MNC Finance 9,5%, MNC Sekuritas 8,8%, MNC Leasing 5,7%, MNC Asset Management 1,5%, Flash Mobile 0,9%, dan MNC Teknologi Nusantara 0,8%.
Dilihat dari laporan posisi keuangan konsolidasian, pertumbuhan aset terutama dipengaruhi oleh peningkatan modal yang dilakukan terhadap anak usaha Perseroan yaitu MNC Bank (PT Bank MNC Internasional Tbk atau BABP) tahun lalu, di mana dana hasil aksi korporasi tersebut mampu meningkatkan kapasitas BABP untuk menyalurkan kredit kepada pihak ketiga sebanyak Rp 1.521,77 miliar menjadi Rp 9.944,25 miliar pada September 2022 atau meningkat 18,07% dari Rp 8.422,49 miliar pada 2021.
Direktur Utama BCAP Yudi Hamka mengatakan, komitmen BCAP tetap solid untuk mengembangkan layanan keuangan berkualitas dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan perusahaan.
“Tak berhenti di sini, Perseroan bergerak secara ambisius dalam mentransformasi bisnis dan mengintegrasikan layanan-layanan digital, agar kami dapat menyentuh lebih banyak kehidupan pada jangkauan yang lebih luas lagi, tidak hanya di kota besar,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (15/11/2022).
Baca juga: MNC Digital (MSIN) Siap Luncurkan Game MOBA Fight of Legends Minggu Depan
Menurut dia, pendapatan digital yang tumbuh hampir tiga kali lipat menjadi salah satu bukti bahwa keseriusan BCAP dalam menggarap bisnis digital Perseroan dan mengembangkan Motion Digital.
“Kami yakin, didukung kuatnya eksistensi media grup, BCAP akan merevolusi cara masyarakat unbanked dan underbanked dalam mengelola keuangan mereka,” tuturnya.
Lihat Juga :