Susul Meta dan Twitter, Amazon Bakal PHK 10.000 Karyawan Mulai Minggu Ini

Selasa, 15 November 2022 - 09:31 WIB
loading...
A A A
Musim belanja liburan sangat penting bagi Amazon, dan biasanya, saat perusahaan meningkatkan jumlah karyawannya untuk memenuhi permintaan. Tetapi Andy Jassy, yang mengambil alih sebagai CEO pada Juli 2021, telah melakukan pemotongan biaya untuk menghemat uang saat perusahaan menghadapi penjualan yang melambat dan ekonomi global yang suram.

Baca Juga: AS: China Malu dengan Hasil Perang Rusia di Ukraina, Tak Nyaman dengan Retorika Nuklir

Perusahaan telah mengumumkan rencana untuk membekukan perekrutan untuk peran korporat dalam bisnis ritelnya. Dalam beberapa bulan terakhir, Amazon menutup layanan telehealth-nya, menghentikan proyektor panggilan video yang unik untuk anak-anak, menutup semua kecuali satu pusat panggilan A.S., menghentikan robot pengiriman kelilingnya, menutup rantai bata-dan-mortir yang berkinerja buruk, dan menutup , membatalkan atau menunda beberapa lokasi gudang baru.

Amazon melaporkan pendapatan kuartal ketiga yang mengecewakan di bulan Oktober yang membuat takut investor dan menyebabkan saham tenggelam lebih dari 13%. Ini menandai pertama kalinya kapitalisasi pasar Amazon turun di bawah USD1 triliun sejak April 2020, dan laporan tersebut adalah yang kedua kalinya tahun ini bahwa hasil Amazon cukup untuk memicu penjualan persentase dua digit. Aksi jual berlanjut selama berhari-hari setelah laporan dan menghapus hampir semua lonjakan pandemi saham.

Saham Amazon turun sekitar 41% untuk tahun ini, lebih dari penurunan 14% di S&P 500, dan sedang menuju tahun terburuk sejak 2008.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
Wanita Ini Dipecat karena...
Wanita Ini Dipecat karena Suaminya Kerja di Perusahaan Saingan, Urusannya sampai Pengadilan
Rekomendasi
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved