Kepala Badan Pangan Ditantang Soal Impor, Anggota Komisi IV: Bapak Punya Nyali?

Rabu, 16 November 2022 - 14:45 WIB
loading...
Kepala Badan Pangan...
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR mengkritisi kinerja Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi dalam mengurus bahan pangan. Pasalnya, hingga saat ini aktivitas impor pangan terus berlanjut padahal Indonesia bisa mengoptimalisasikan produktivitas pertanian di dalam negeri.

Baca juga: Pangkas Perbedaan Harga, Begini Strategi Badan Pangan Nasional

"Saya ingin tegaskan lagi Badan Pangan Nasional bukan sekedar badan ketahanan pangan nasional. Badan ini dibentuk dengan tujuan, pertama mewujudkan kedaulatan pangan, sedikit di bawah itu mewujudkan kemandirian pangan, sedikit di bawah itu mewujudkan swasembada pangan. Soal ketahanan pangan dan ketersediaan pangan itu jauh sekali di bawah kedaulatan pangan," ujar Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema), anggota Komisi IV DPR, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV dengan Kepala Badan Pangan Nasional di Jakarta, Rabu (16/11/2022).

Politisi PDI-Perjuangan ini pun menantang Arief untuk bisa bicara kepada Menteri Perdagangan terkait masalah impor. Kemudian juga kepada Kementerian Pertanian agar meminta meningkatkan produktivitas pangan. Sebab, kedua kementerian tersebut berhubungan dengan rantai permasalahan perpanganan nasional.

"Pertanyaan saya, Bapak punya nyali, punya power enggak untuk misalnya bicara impor kepada Kementerian Perdagangan? Bicara bagaimana meningkatkan produktivitas kepada Kementerian Pertanian, atau juga bagaimana mengomunikasikan ini kepada Kementerian BUMN yang di dalamnya ada BUMN-BUMN sektor pangan?" tanya Ansy.

Dia menilai, kerapkali data Kementerian Perdagangan berbeda dengan data Kementerian Pertanian, termasuk dengan Bulog. Ansy pun mempertanyakan kepada Arief, bagaimana bisa mesinkronisasikan data-data yang berbeda itu.

"Bapak bukan sekedar simpul yang menjalankan fungsi koordinatif tetapi pihak yang memiliki otoritas karena memegang kendali. Jadi bisakah Bapak ngomong kepada Menteri Perdagangan jangan impor? Bisakah bapak ngomong kepada Menteri Pertanian tolong produktivitasnya dinaikkan?," ucapnya kembali.

Baca juga: NASA Luncurkan Roket Artemis 1 Malam Hari, Pantai Florida Bakal Terang Benderang

Ansy gencar mempertanyakan hal itu, sebab, saat ini seluruh dunia sedang khawatir akan adanya krisis pangan. "Kalau semua negara menerapkan kebijakan politik autarki menahan barang-barangnya untuk tidak diekspor keluar dan terjadi krisis pangan, maka celaka buat negara kita," tukasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Indonesia Impor Pangan...
Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Puasa Belum Satu Pekan,...
Puasa Belum Satu Pekan, Ada Temuan Minyakita Dijual di Atas HET
Bapanas Ancam Pemain...
Bapanas Ancam Pemain di Balik Kelangkaan Minyak Goreng
Beras SPHP 2026 Mulai...
Beras SPHP 2026 Mulai Disalurkan Februari, Masyarakat Bisa Beli hingga 25 Kg
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Soal Surat Kadin China...
Soal Surat Kadin China ke Prabowo, DPR Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Rekomendasi
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Polda Metro Jaya Jadwalkan...
Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Awkarin Hari Ini Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved