Demam Korea Masih Melanda, Perusahaan Pemegang Lisensi K-Pop Melantai di Bursa
Rabu, 16 November 2022 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
“Dana yang diperoleh perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja perseroan yang antara lain digunakan untuk pembukaan flagship store dan K-pop mini booth,” bebernya.
Mengky menambahkan, kepemilikan mayoritas saham PT MMI sebelum penawaran umum adalah PT Multi Inti Usaha sebesar 80% dan akan menjadi 60% setelah penawaran umum.
Baca juga: 45 Perusahaan Antre Melantai di Bursa, BEI Beberkan Sektornya
Perseroan menjadwalkan akan melaksanakan penawaran awal pada 10-18 November 2022 dan jadwal indikasi penawaran umum pada 25-29 November 2022, perkiraaan tanggal penjatahan pada 29 November 2022 dan perkiraaan tanggal listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Desember 2022. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi saham PT Multi Medika International adalah PT Mirae Aset Sekuritas Indonesia.
Terkait kinerja keuangan, hingga 31 Mei 2022 PT MMI memiliki total asset Rp82,61 miliar, dengan total liabilitas sebesar Rp32,47 miliar dan ekuitas Rp50,14 miliar.
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp82,13 miliar, naik dibandingkan periode yang sama tahun 2021 yang sebesar Rp40,48 miliar.
Mengky menambahkan, kepemilikan mayoritas saham PT MMI sebelum penawaran umum adalah PT Multi Inti Usaha sebesar 80% dan akan menjadi 60% setelah penawaran umum.
Baca juga: 45 Perusahaan Antre Melantai di Bursa, BEI Beberkan Sektornya
Perseroan menjadwalkan akan melaksanakan penawaran awal pada 10-18 November 2022 dan jadwal indikasi penawaran umum pada 25-29 November 2022, perkiraaan tanggal penjatahan pada 29 November 2022 dan perkiraaan tanggal listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Desember 2022. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi saham PT Multi Medika International adalah PT Mirae Aset Sekuritas Indonesia.
Terkait kinerja keuangan, hingga 31 Mei 2022 PT MMI memiliki total asset Rp82,61 miliar, dengan total liabilitas sebesar Rp32,47 miliar dan ekuitas Rp50,14 miliar.
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp82,13 miliar, naik dibandingkan periode yang sama tahun 2021 yang sebesar Rp40,48 miliar.
(ind)
Lihat Juga :