Orica Mining Services Akui Indonesia Sangat Menjanjikan untuk Investasi

Kamis, 17 November 2022 - 16:52 WIB
loading...
Orica Mining Services Akui Indonesia Sangat Menjanjikan untuk Investasi
Chief Financial Officer Asia PT Orica Mining Services Velisia Gunawan. Foto/TangkapanLayar
A A A
JAKARTA - Orica Mining Services merupakan perusahaan supplier eksplosif terbesar di dunia berbasis di Australia . Orica mempunyai pengalaman lebih dari 140 tahun dan jumlah employee saat ini sekitar 13.000 di seluruh dunia serta melayani customer di tambang lebih dari 100 negara.

Baca juga: Batu Bara Jadi Penyelamat Indonesia dari Ancaman Resesi

Chief Financial Officer Asia PT Orica Mining Services Velisia Gunawan mengatakan, visi misi tujuan perusahaan yaitu sama dengan yang dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT G20). Hal itu diungkapkannya dalam webinar "Facing The Challenges of Indonesia's Mining Industry in 2023" secara virtual, Kamis (17/11/2022).

"Tujuan visi itu sama dengan yang dibahas di G20 bahwa net zero emission di tahun 2050 itu salah satu visi kita sebagai partner di dunia tambang," kata Velisia.

Dia menuturkan, Orica Mining Services dibagi dalam lima regional. Salah satunya region Asia, yang headquarter-nya di Jakarta, Indonesia. Menurut dia, Indonesia sangat menjanjikan dan memiliki banyak peluang serta kesempatan untuk lebih bisa berinvestasi.

"Karena dilihat dari perusahaan Orica itu bahwa Indonesia sangat menjanjikan dan banyak peluang opportunity yang ada di negara untuk lebih berinvestasi di Indonesia," katanya.

Baca juga: Hak-Hak Perempuan dalam Bidang Politik Menurut Quraish Shihab

Sebagaimana diketahui, Orica adalah salah satu penyedia solusi pertambangan dan infrastruktur terkemuka di dunia. Dari produksi dan pasokan bahan peledak, sistem peledakan, bahan kimia pertambangan dan pemantauan geoteknik hingga solusi digital mutakhir dan berbagai layanan yang komprehensif, serta memobilisasi sumber daya bumi secara berkelanjutan.

(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3313 seconds (11.210#12.26)