Ada Kereta Cepat, Kang Emil: Tinggal di Bandung Kerja di Sudirman Jadi Mungkin

Jum'at, 18 November 2022 - 11:17 WIB
loading...
Ada Kereta Cepat, Kang...
Ridwan Kamil mengungkap manfaat kehadiran kereta cepat buat para pegawai. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Uji coba dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang disaksikan oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping secara virtual telah sukses dilakukan pada Rabu kemarin (16/11/2022). Uji coba ini merupakan bagian dari agenda pertemuan bilateral Indonesia - China yang digelar di tengah gelaran G20 di Bali.

Baca juga: Ridwan Kamil Terharu Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disaksikan 2 Presiden

Kereta Cepat Jakarta-Bandung sendiri ditargetkan rampung dan beroperasi pada Juni 2023. Banyak pihak yang memandang positif kehadiran kereta cepat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, nanti dengan adanya kereta cepat seorang pegawai yang tinggal di Bandung dan bekerja di Jakarta sudah tak usah merasa khawatir lagi. Pasalnya, perjalanan Jakarta-Bandung yang biasanya 3 jam 20 menit atau 200 menit akan dipangkas menjadi 40 menit.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengatakan bahwa konsep jarak bukan lagi tentang seberapa jauh jarak dari tempat satu ke tempat lainnya. Melainkan tentang berapa lama jarak tersebut dapat ditempuh.

"Tinggal di Bandung dan kerja di Sudirman-Thamrin Jakarta, sekarang menjadi mungkin. Karena konsep jarak bukan lagi 'berapa jauh' tapi 'berapa lama'," kata Kang Emil dikutip dari Instagram pribadinya @ridwankamil, Jumat (18/11/2022).

Selain itu, Kang Emil berharap dengan adanya kereta cepat dapat meningkatkan perekonomian Jawa Barat dan DKI Jakarta. Bahkan kenaikannya akan sangat signifikan.

"Semoga Juni 2023 sudah bisa dipergunakan bagi publik dan meningkatkan ekonomi Jawa Barat dan DKI berlipat-lipat," katanya.

Baca juga: Penampakan SAN, Tersangka Penipuan Modus Pinjol dengan Korban Ratusan Mahasiswa IPB

Dia juga mengungkapkan bahwa tahap berikutnya dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah rute Bandung-Kertajati-Purwokerto-Yogya-Madiun-Surabaya. "Diharapkan investasi lebih murah karena rutenya melipir jalan tol sehingga tidak banyak pembebasan lahan. Aamin," katanya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Pemerintah Bakal Umumkan...
Pemerintah Bakal Umumkan Aturan Outsourcing Hari Ini, KSPSI Spill Apa Isinya
Di Balik Progres Percepatan...
Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat, Ada Dedikasi dan Komitmen Para Pekerja
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Rekomendasi
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Berita Terkini
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Usulan Bikin Rokok Murah...
Usulan Bikin Rokok Murah Khusus Warga Miskin Disebut Sesat Nalar
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved