alexametrics

Rupiah Ditutup Variatif Saat Dolar AS Tergelincir

loading...
Rupiah Ditutup Variatif Saat Dolar AS Tergelincir
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (8/7/2020) ditutup mixed alias variatif. Laju mata uang Garuda yang cenderung tertekan justru terjadi saat USD tergelincir. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (8/7/2020) ditutup mixed alias variatif. Laju mata uang Garuda yang cenderung tertekan justru terjadi saat USD tergelincir dibayangi kekhawatiran gelombang kedua penderita corona yang terus meningkat.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange memperlihatkan rupiah menguat ke posisi Rp14.410/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.440 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.395 hingga Rp14.457/USD.

(Baca Juga: Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Modal Indonesia Naik 1,46%)

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan sore anjlok menuju Rp14.465/USD. Dimana terlihat kurs rupiah menyusut bila dibandingkan sesi pagi tadi pada level Rp14.451/USD.



Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada posisi Rp14.460/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah tak berdaya usai kemarin berada di posisi Rp14.456/USD.

Sedangkan data Yahoo Finance juga menunjukkan rupiah jatuh ke posisi Rp14.434/USD dengan gerakan harian pada kisaran Rp14.365-Rp14.434/USD. Raihan tersebut merosot dari sesi Selasa kemarin yang berada di posisi Rp14.365/USD.



Di sisi lain dolar AS sedikit melemah saat investor masih menimbang harapan pemulihan ekonomi yang cepat bakal tertahan oleh gelombang kedua pandemi corona, terutama di Amerika Serikat.

Greenback bertengger di 0,9414 terhadap Swiss Franc, tergelincir 0,13%. Sementara Poundsterling meningkat 0,14% untuk bertengger ke possisi 1,2560 terhadap dolar AS, tapi stabil terhadap Euro di 0,8988 . Hal ini seiring lanjutan pembicaraan antara Inggris dan Uni Eropa untuk masa depan hubungan perdagangan.
(akr)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top