Simplifikasi dan Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Hanya Untungkan Perusahaan Besar
Rabu, 08 Juli 2020 - 18:57 WIB
loading...
A
A
A
“Substansi dari pertemuan kami (Dengan Fraksi PKB DPR RI) ini karena adanya dorongan dari rekan rekan petani tembakau di Jawa Barat, juga rasa keprihatinan kami karena misalnya saja Jawa Barat, dengan adanya pandemic Covid19 dana DBHCHT sebagian besar hanya dihabiskan untuk anggaran kesehatan tapi untuk bidang pertanian khususnya tembakau hampir tidak ada,” terang Suryana.
Dijelaskan Ketua APTI Jawa Barat Suryana, tanggapan Fraksi PKB khususnya anggota Komisi IV DPR RI Ibnu Multazam sangat positif. Pertama Fraksi PKB mendukung apa yang sedang diperjuangkan pengurus APTI. Selain itu akan menyampaikan kepada komisi IV DPR RI dan pemerintah terkait keluhan para petani tembakau. Kedua beliau merencanakan untuk kita duduk bersama antara DPR, pemerintah, petani dan pengusaha (Industri rokok).
“Hasil kongkret dari pertemuan tersebut yang pertama yaitu (Fraksi PKB DPR RI) meminta) para petani tembakau agar tetap eksis dalam bidang pertaniannya dan juga memepertahankan hal itu sebagai bagian dari warisan budaya bangsa dan juga penyumbang besar pemasukan negara. Kedua beliau berjanji untuk kedepannya akan membenahi regulasi terkait cukai tembakau mulai saat ini,” paparnya.
Selain itu, lanjut Suryana, anggota Fraksi PKB DPR RI menjanjikan akan memfasilitasi pertemuan dengan komisi IV DPR RI, Ibnu Multazam berjanji untuk menyampaikan keluhan para petani kepada kementrian terkait seperti Kementrian Keuangan, Kementrian Kesehatan, dan Kementrian Perindustrian, serta Kementrian Pertanian.
Atas janji janji tersebut, menurut Suryana pihak APTI Jawa Barat akan mengawal dan menagih kesepakatan yang telah dibuat dalam pertemuan tadi.Apalagi pihak Anggota DPR RI dari Fraksi PKB tersebut meminta pihak APTI Jawa Barat untuk mengingatkan kembali apa yang telah disepakati maupun yang telah dijanjikan tersebut.
Dijelaskan Suryana, hingga saat ini, belum ada dukungan kongret apapun yang diberikan oleh anggota maupun fraksi fraksi yang ada di DPR RI terhadap keberadaan dan leberlangsungan industri hasil tembakau maupun masyarakat petani tembakau itu sendiri. Karena itu pihaknya berharap agar Fraksi fraksi DPR RI dapat memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan industri hasil tembakau dan masyarakat petani temabakau di tanah air, khususnya di Jawa Barat.
“Yang kita harapkan itu adanya regulasi yang berpihak kepada petani tembakau, kedua regulasi yang berpihak kepada IHT, itu semua yang kami harapkan,“ terang dia.
Dijelaskan Ketua APTI Jawa Barat Suryana, tanggapan Fraksi PKB khususnya anggota Komisi IV DPR RI Ibnu Multazam sangat positif. Pertama Fraksi PKB mendukung apa yang sedang diperjuangkan pengurus APTI. Selain itu akan menyampaikan kepada komisi IV DPR RI dan pemerintah terkait keluhan para petani tembakau. Kedua beliau merencanakan untuk kita duduk bersama antara DPR, pemerintah, petani dan pengusaha (Industri rokok).
“Hasil kongkret dari pertemuan tersebut yang pertama yaitu (Fraksi PKB DPR RI) meminta) para petani tembakau agar tetap eksis dalam bidang pertaniannya dan juga memepertahankan hal itu sebagai bagian dari warisan budaya bangsa dan juga penyumbang besar pemasukan negara. Kedua beliau berjanji untuk kedepannya akan membenahi regulasi terkait cukai tembakau mulai saat ini,” paparnya.
Selain itu, lanjut Suryana, anggota Fraksi PKB DPR RI menjanjikan akan memfasilitasi pertemuan dengan komisi IV DPR RI, Ibnu Multazam berjanji untuk menyampaikan keluhan para petani kepada kementrian terkait seperti Kementrian Keuangan, Kementrian Kesehatan, dan Kementrian Perindustrian, serta Kementrian Pertanian.
Atas janji janji tersebut, menurut Suryana pihak APTI Jawa Barat akan mengawal dan menagih kesepakatan yang telah dibuat dalam pertemuan tadi.Apalagi pihak Anggota DPR RI dari Fraksi PKB tersebut meminta pihak APTI Jawa Barat untuk mengingatkan kembali apa yang telah disepakati maupun yang telah dijanjikan tersebut.
Dijelaskan Suryana, hingga saat ini, belum ada dukungan kongret apapun yang diberikan oleh anggota maupun fraksi fraksi yang ada di DPR RI terhadap keberadaan dan leberlangsungan industri hasil tembakau maupun masyarakat petani tembakau itu sendiri. Karena itu pihaknya berharap agar Fraksi fraksi DPR RI dapat memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan industri hasil tembakau dan masyarakat petani temabakau di tanah air, khususnya di Jawa Barat.
“Yang kita harapkan itu adanya regulasi yang berpihak kepada petani tembakau, kedua regulasi yang berpihak kepada IHT, itu semua yang kami harapkan,“ terang dia.
(akr)
Lihat Juga :