Menteri Basuki Minta Pemda Siapkan Tanah untuk Relokasi Rumah Korban Gempa Cianjur
Rabu, 23 November 2022 - 11:47 WIB
loading...
Foto aerial kondisi bangunan rusak akibat gempa magnitudo 5,6 di Sarampad, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan siap membangun kembali rumah rusak yang terdampak gempa di kabupaten Cianjur , Jawa Barat. Setidaknya terdapat 2.272 rumah yang akan dibangun.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta Pemerintah Daerah (Pemda) menyiapkan tanah untuk keperluan relokasi atau membangun kembali 2.272 rumah yang rusak akibat gempa.
"Ada sekitar 2.272 rumah yang rusak. Rumah yang rusak berat serta fasilitas umum seperti sekolah, masjid, gereja, kantor-kantor pasti akan kita bangun kembali seperti di Semeru dan Sulawesi Tengah," terang Basuki dalam pernyataan tertulis, dikutip Rabu (23/11/2022).
Baca juga: BMKG Catat 161 Kali Gempa Susulan di Cianjur, Frekuensi Semakin Jarang
Sebagai informasi, gempa gempa 5,6 SR di Cianjur pada Senin (21/11) bukan hanya menyebabkan kerusakan pada rumah namun sekaligus membuat longsor pada beberapa titik. Hal tersebut membuat konektivitas terhambat karena tanah dan pepohonan yang ada di lereng menutup jalan nasional.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta Pemerintah Daerah (Pemda) menyiapkan tanah untuk keperluan relokasi atau membangun kembali 2.272 rumah yang rusak akibat gempa.
"Ada sekitar 2.272 rumah yang rusak. Rumah yang rusak berat serta fasilitas umum seperti sekolah, masjid, gereja, kantor-kantor pasti akan kita bangun kembali seperti di Semeru dan Sulawesi Tengah," terang Basuki dalam pernyataan tertulis, dikutip Rabu (23/11/2022).
Baca juga: BMKG Catat 161 Kali Gempa Susulan di Cianjur, Frekuensi Semakin Jarang
Sebagai informasi, gempa gempa 5,6 SR di Cianjur pada Senin (21/11) bukan hanya menyebabkan kerusakan pada rumah namun sekaligus membuat longsor pada beberapa titik. Hal tersebut membuat konektivitas terhambat karena tanah dan pepohonan yang ada di lereng menutup jalan nasional.
Lihat Juga :