Holding BUMN Perkebunan Raih Laba Bersih Rp5,06 Triliun
Rabu, 23 November 2022 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
“Hingga Oktober tahun ini, EBITDA tercatat sebesar Rp12,29 triliun, atau naik 17,46% dari periode yang sama tahun sebelumnya, dan 11,01% di atas RKAP 2022,” kata Abdul Ghani, dalam keterangannya, Rabu (23/11/2022).
![Holding BUMN Perkebunan Raih Laba Bersih Rp5,06 Triliun]()
Peningkatan kinerja keuangan tersebut, sejalan dengan perbaikan kinerja operasional, khususnya komoditi utama PTPN Group. Hingga Oktober 2022, perseroan berhasil memproduksi tandan buah segar (TBS) 10,58 ribu ton, atau meningkat hampir 2% dibandingkan periode yang sama tahun 2021.
Peningkatan operasional, lanjut Abdul Ghani, juga terjadi di komoditas tebu. Dari 170,19 ribu hektare lahan, PTPN Group mampu meningkatkan produksi tebu giling sebanyak 12,76 juta ton, meningkat 18,815 dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Sementara itu, produksi gula mencapai 829 ribu ton, atau naik 10,69% lebih tinggi dari tahun 2021.
Kinerja operasional, khususnya komoditi tebu lambat laun mulai menunjukkan upaya perusahaan yang berkomitmen mendukung swasembada gula nasional melalui perbaikan tata kelola budidaya, yang tecermin dari peningkatan produksi dan produktivitas tebu. Percepatan swasembada gula nasional dilakukan untuk sejumlah tujuan, di antaranya menjamin ketahanan pangan nasional dan menjamin ketersediaan bahan baku dan bahan penolong industri.

Peningkatan kinerja keuangan tersebut, sejalan dengan perbaikan kinerja operasional, khususnya komoditi utama PTPN Group. Hingga Oktober 2022, perseroan berhasil memproduksi tandan buah segar (TBS) 10,58 ribu ton, atau meningkat hampir 2% dibandingkan periode yang sama tahun 2021.
Peningkatan operasional, lanjut Abdul Ghani, juga terjadi di komoditas tebu. Dari 170,19 ribu hektare lahan, PTPN Group mampu meningkatkan produksi tebu giling sebanyak 12,76 juta ton, meningkat 18,815 dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Sementara itu, produksi gula mencapai 829 ribu ton, atau naik 10,69% lebih tinggi dari tahun 2021.
Kinerja operasional, khususnya komoditi tebu lambat laun mulai menunjukkan upaya perusahaan yang berkomitmen mendukung swasembada gula nasional melalui perbaikan tata kelola budidaya, yang tecermin dari peningkatan produksi dan produktivitas tebu. Percepatan swasembada gula nasional dilakukan untuk sejumlah tujuan, di antaranya menjamin ketahanan pangan nasional dan menjamin ketersediaan bahan baku dan bahan penolong industri.
Lihat Juga :