Konsumsi Listrik 1.169 kWh per Kapita, Indonesia Paling Tertinggal di ASEAN
Jum'at, 25 November 2022 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
Mulyanto menambahkan, di sisi lain Pulau Jawa dan Sumatra mendapati surplus listrik, bahkan PLN tetap harus bayar TOP (take or pay) dari IPP (pembangkit swasta). Di Indonesia timur termasuk Kalimantan Barat masih ada ratusan desa yang gelap gulita, belum lagi keandalan listrik yang masih rendah dan listrik tidak menyala 24 jam.
"Keadilan listrik harus ditegakkan baik disuarakan maupun tidak dalam pertemuan G20," bebernya.
Baca juga: Produksi Miras Maut di Sleman, 4 Mahasiswa Ditangkap Polisi
Demand listrik per kapita, kata dia, masih sangat rendah. Artinya Indonesia masih miskin secara energi. "Karena relevan untuk kasus Indonesia dan harus menjadi perhatian pemerintah untuk mengeksekusinya," ucapnya.
"Keadilan listrik harus ditegakkan baik disuarakan maupun tidak dalam pertemuan G20," bebernya.
Baca juga: Produksi Miras Maut di Sleman, 4 Mahasiswa Ditangkap Polisi
Demand listrik per kapita, kata dia, masih sangat rendah. Artinya Indonesia masih miskin secara energi. "Karena relevan untuk kasus Indonesia dan harus menjadi perhatian pemerintah untuk mengeksekusinya," ucapnya.
(uka)
Lihat Juga :