Bank Penyokong Ekspor Se-Asia Satu Suara Soal Pentingnya Ekonomi Berkelanjutan

Jum'at, 25 November 2022 - 21:24 WIB
loading...
Bank Penyokong Ekspor Se-Asia Satu Suara Soal Pentingnya Ekonomi Berkelanjutan
Eximbank se-Asia menyatakan satu suara untuk berkolaborasi. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pada pertemuan tahunan Asian Exim Banks Forum (AEBF) yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, sepekan yang lewat (15-17 November 2022), eximbank se-Asia satu suara soal perlunya kolaborasi untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi dunia saat ini. Mulai dari perlambatan ekonomi, geopolitik, hingga gangguan rantai pasok.

Baca juga: Dongkrak Ekspor, LPEI Kembangkan Bisnis Kopi Organik

Kolaborasi yang dimaksud dapat dilakukan melalui penyediaan fasilitas secara bersama seperti co-financing dan guarantee untuk mendukung pelaku usaha. Kolaborasi lain juga dapat dilakukan dengan saling berbagi informasi sehingga eximbank dapat lebih inovatif dan tanggap dalam menjawab kondisi perekonomian yang bergerak dinamis.

Lebih lanjut, pada pertemuan yang dikoordinasi Malaysia Exim Bank sebagai tuan rumah ini, ditekankan bahwa dukungan kepada sektor environmental, social, and governance (ESG) merupakan upaya penting. Belajar dari pandemi, transformasi digital dan transisi energi menjadi urgen dan perlu dilakukan percepatan.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank sendiri dalam pertemuan itu menyatakan telah memasukkan ESG sebagai value proposition yang menunjukkan dukungan kepada keberlanjutan lingkungan dan sosial. Langkah itu sejalan dengan anjuran OJK kepada lembaga keuangan di Indonesia untuk menerapkan keuangan berkelanjutan.

Direktur Pelaksana Bidang Keuangan dan Operasional LPEI Agus Windiarto menyampaikan bahwa selaku lembaga keuangan dengan mandat mendorong peningkatan ekspor di Indonesia, LPEI terus mempertajam value proposition-nya ke dalam strategi bisnis sehingga lebih adaptif terhadap perubahan global.

“LPEI terus memperkuat kerja sama dengan ekosistem ekspor Indonesia, memperluas layanan, serta mengikutsertakan ESG untuk membuka lebih banyak peluang untuk kemajuan ekspor Indonesia,” ujar Agus dalam keterangannya, Jumat (25/11/2022).

Sementara itu, Thailand Eximbank berbagi informasi mengenai penerapan ESG di lingkungannya. Institusi yang dimiliki seluruhnya oleh Pemerintah Thailand ini bercerita mengenai instrumen finansial berbasis ESG yang telah mereka keluarkan seperti penerbitan green bonds dan green financing.

Dalam kesempatan itu juga Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dan Korea Eximbank berbagi pengalaman mengenai beberapa proyek pembiayaan hijau yang telah mereka jalankan.

Baca juga: Diperiksa KPK, Politikus PDIP Diduga Titip Calon Mahasiswa ke Rektor Unila

Pada akhirnya anggota AEBF telah melakukan penandatanganan joint statement mengenai dukungan AEBF terhadap pembangunan berkelanjutan.

(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2101 seconds (11.252#12.26)