Holding BUMN Penerbangan Ditargetkan Rampung Oktober 2020
Kamis, 09 Juli 2020 - 12:15 WIB
loading...
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, saat ini pembentukan holding BUMN penerbangan ini sedang difinalisasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wacana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk membentuk Holding BUMN di sektor penerbangan rupanya tak main-main. Sebab, Holding BUMN Penerbangan ini ditargetkan bisa terbentuk pada Oktober 2020.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, saat ini pembentukan holding BUMN penerbangan ini sedang difinalisasi. Bahkan, pembentukan holding BUMN penerbangan ini tinggal menunggu Peraturan Pemerintahnya (PP).
"Sedang difinalisasi. Tapi memang semua itu kan menunggu peraturan pemerintah keluar. Diharapkan bulan Oktober keluar," ujarnya dalam diskusi virtual.
(Baca Juga: Dirut AP II Paparkan Keuntungan Holding BUMN Penerbangan )
Adapun perusahaan plat merah yang akan masuk ke dalam holding ini meliputi PT Survai Udara Penas (Persero) sebagai induk, PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Pelita Air Service hingga AirNav. Tak hanya itu, nantinya perusahaan plat merah yang bergerak pada sektor pariwisata juga akan bergabung.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, saat ini pembentukan holding BUMN penerbangan ini sedang difinalisasi. Bahkan, pembentukan holding BUMN penerbangan ini tinggal menunggu Peraturan Pemerintahnya (PP).
"Sedang difinalisasi. Tapi memang semua itu kan menunggu peraturan pemerintah keluar. Diharapkan bulan Oktober keluar," ujarnya dalam diskusi virtual.
(Baca Juga: Dirut AP II Paparkan Keuntungan Holding BUMN Penerbangan )
Adapun perusahaan plat merah yang akan masuk ke dalam holding ini meliputi PT Survai Udara Penas (Persero) sebagai induk, PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Pelita Air Service hingga AirNav. Tak hanya itu, nantinya perusahaan plat merah yang bergerak pada sektor pariwisata juga akan bergabung.
Lihat Juga :