Holding BUMN Penerbangan Ditargetkan Rampung Oktober 2020
Kamis, 09 Juli 2020 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Sebut saja seperti PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN atau yang biasa dikenal dengan INNA juga akan masuk dalam holding tersebut. Menurut Irfanz Holding nantinya akan menjadi ujung tombak dari industri pariwisata.
"ITDC nanti masuk juga sebagai tourist development. Hotel juga kelihatannya masuk. Jadi Hotel Indonesia Natour (INNA) akan juga ikut masuk. Jadi ini menjadi ujung tombak dari pengembangan pariwisata ke depan," jelas Irfan.
(Baca Juga: Holding BUMN Penerbangan Akan Diperluas Jadi Holding Pariwisata )
Irfan mengatakan, dengan holding ini maka diharapkan tak ada aksi saling menyikut di antara masing-masing BUMN. Selain itu, terbentuknya holding penerbangan ini juga bisa mengefisiensi proses birokrasi di Kementerian BUMN.
"Dan mungkin sebagai Menteri BUMN, Pak Erick nggak perlu ketemu sama 4-5 BUMN, jadi 1 saja. Jadi perombakan sekali saja nggak perlu 5. Sekarang kalau marah ke Garuda kan saya bilang, ya habis AP II kayak gitu sih Pak. Jadi kan lama-lama pusing, jadi butuh 1 orang saja di antara sesama BUMN," kata Irfan.
"ITDC nanti masuk juga sebagai tourist development. Hotel juga kelihatannya masuk. Jadi Hotel Indonesia Natour (INNA) akan juga ikut masuk. Jadi ini menjadi ujung tombak dari pengembangan pariwisata ke depan," jelas Irfan.
(Baca Juga: Holding BUMN Penerbangan Akan Diperluas Jadi Holding Pariwisata )
Irfan mengatakan, dengan holding ini maka diharapkan tak ada aksi saling menyikut di antara masing-masing BUMN. Selain itu, terbentuknya holding penerbangan ini juga bisa mengefisiensi proses birokrasi di Kementerian BUMN.
"Dan mungkin sebagai Menteri BUMN, Pak Erick nggak perlu ketemu sama 4-5 BUMN, jadi 1 saja. Jadi perombakan sekali saja nggak perlu 5. Sekarang kalau marah ke Garuda kan saya bilang, ya habis AP II kayak gitu sih Pak. Jadi kan lama-lama pusing, jadi butuh 1 orang saja di antara sesama BUMN," kata Irfan.
(akr)
Lihat Juga :