Pos Indonesia Salurkan Tiga Bansos di Cianjur

Selasa, 29 November 2022 - 22:15 WIB
loading...
Pos Indonesia Salurkan...
Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Haris (kiri) saat menjawab pertanyaan wartawan.
A A A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) kembali memberikan Amanah kepada PT Pos Indonesia (Persero) untuk menyalurkan bantuan bantuan langsung tunai bahan bakar minyak ( BLT BBM ) tahap dua sebagai bantalan sosial atas kenaikan harga BBM.

Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Haris mengatakan BLT BBM tahap satu dimulai pada September dan telah selesai. Sementara itu, BLT BBM tahap dua dimulai pada November-Desember 2022.

Menurut Haris, pada penyaluran kali ini selain memberikan BLT BBM dua bulan sebesar Rp300.000, pemerintah juga menitipkan penyaluran bantuan sembako (bantuan pangan non tunai/BPNT). BPNT tersebut untuk jatah bulan Oktober, November, Desember yang jumlahnya masing-masing Rp200.000 per bulan. “Sehingga total untuk BNPT sebesar Rp600.000,” ujar Haris dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/11/2022).

(Baca juga:Pos Indonesia Kebut Penyaluran BLT BBM di Daerah 3T)

Program keluarga harapan (PKH) yang sebelumnya disalurkan melalui Bank Himbara, kali ini pun dititipkan penyalurannya melalui Pos Indonesia. “Bantuan PKH nominalnya beragam mulai dari Rp255.000 hingga Rp3 juta,” katanya.

Pos Indonesia menyalurkan ketiga bantuan tersebut ke seluruh wilayah nusantara, termasuk di Cianjur yang terdampak gempa. “Jadi, istimewanya kita kali ini menyalurkan tiga bantuan sekaligus, yaitu BLT BBM tahap dua, PKH, dan bansos sembako. Kami menyalurkan langsung ke Cianjur,” kata Haris.

Untuk penyaluran di Cianjur, Pos Indonesia menerapkan tiga metode, yaitu pembayaran di Kantor Pos, petugas Pos datang ke lokasi-lokasi komunitas, dan bantuan diantarkan ke rumah penerima. Bantuan yang diantarkan ke rumah penerima tersebut khusus untuk lansia, disabilitas, maupun yang sedang sakit.

(Baca juga:Jelang Penyaluran BLT BBM Tahap II, PT Pos Indonesia Siapkan Strategi Khusus)

“Petugas Pos sedang mendata kondisi di Cianjur. Jika ada yang terkendala jalan putus, maka tim Pos Indonesia yang akan mendatangi lokasi untuk menyalurkan BLT BBM, PKH, dan bansos sembako,” ujarnya.

Adapun alokasi BLT BBM sebanyak 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM), PKH untuk 10 juta KPM, dan bansos sembako diberikan kepada 18,8 juta KPM. “Secara total kami menyalurkan untuk 20,65 juta KPM. Posisi siang ini pukul 13.11 WIB, realisasi 13.766.000. Insya Allah sisa sekitar 7 jutaan bisa kita selesaikan. Target penyaluran seluruh Indonesia awal Desember selesai,” kata Haris.

Mengenai nilai bantuan yang telah disalurkan, Haris menyebutkan dari dana Rp24 triliun yang disiapkan pemerintah, sebanyak Rp16,4 triliun sudah disalurkan kepada KPM. Lebih lanjut Haris mengimbau agar masyarakat penerima bantuan memanfaatkannya untuk kebutuhan pokok. Tidak untuk membeli rokok, minuman keras, maupun pulsa.

“Bantuan ini diharapkan bisa membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok. Untuk masyarakat yang terdampak musibah gempa bumi di Cianjur, mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang sedang ditimpa musibah ini,” tuturnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Lepas Jabatan Direktur...
Lepas Jabatan Direktur Transjakarta, Daud Joseph Didapuk jadi Dirut PT Pos Indonesia
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Paket Stimulus Ekonomi...
Paket Stimulus Ekonomi I-2026: Bansos Rp17,5 Triliun Bakal Cair Sebelum Lebaran
Inacraf 2026, PosIND...
Inacraf 2026, PosIND Siapkan Logistik UMKM Menuju Pasar Nasional dan Global
Penanaman 1.000 Pohon...
Penanaman 1.000 Pohon di Cipanas, Jumhur: Kesejahteraan dan Perlindungan Lingkungan Harus Seimbang
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Rekomendasi
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Berita Terkini
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved