Kalah Gugatan Soal Larangan Ekspor Nikel di WTO, Jokowi Pastikan RI Naik Banding

Rabu, 30 November 2022 - 16:09 WIB
loading...
Kalah Gugatan Soal Larangan...
Presiden Jokowi tetap akan mengajukan banding terkait Indonesia yang kalah gugatan terkait larangan ekspor bijih nikel di WTO. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Indonesia telah menghentikan ekspor bijih nikel (nickel ore) yang membuahkan nilai ekspor nikel pada 2021 melonjak menjadi USD20,8 miliar atau lebih dari Rp300 triliun dari sebelumnya hanya USD1,1 miliar.

Namun, langkah Indonesia ini diprotes oleh Uni Eropa (UE) yang melayangkan gugatan melalui organisasi perdagangan dunia atau World Trade Organization (WTO). "Akibat kebijakan tersebut, Indonesia digugat oleh Uni Eropa di WTO," kata Jokowi dalam akun twitter resminya, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Rebutan Investor, Jokowi: Saya Enggak Mau Dengar Lagi Ada yang Mempersulit!

Tak gentar hadapi gugatan, presiden Jokowi tetap akan mengajukan banding terkait Indonesia yang kalah gugatan di WTO. Jokowi menegaskan pemerintah akan melakukan banding atas putusan tersebut. "Meskipun Indonesia kalah, kita masih banding," kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Kepala Negara juga menuturkan, gugatan ke WTO merupakan hak negara lain yang merasa terganggu dengan kebijakan pemerintah Indonesia. "Namun, Indonesia juga memiliki hak untuk menjadi negara maju," tandas alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Baca juga: Bangun Pengolahan Nikel Terbesar untuk Baterai, Luhut: Enggak Perlu Tuh Negara Lain Atur Kita

Dengan demikian, meski Indonesia kalah dalam gugatan terkait larangan ekspor nikel di WTO, Jokowi menegaskan pemerintah akan terus mendorong hilirisasi nikel untuk meningkatkan nilai tambah. "Kita masih terus melakukan hilirisasi bahan tambang," pungkas mantan Walikota Solo itu.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Prabowo Wajibkan Ekspor...
Prabowo Wajibkan Ekspor Batu Bara hingga Sawit Satu Pintu lewat BUMN, Harga Ditentukan RI
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Momen Prabowo Beri Hormat...
Momen Prabowo Beri Hormat ke Jokowi saat Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Rekomendasi
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Bukan Cuma Jago Nyanyi,...
Bukan Cuma Jago Nyanyi, Meidra Idol Ternyata Pernah Terjun ke Dunia Kapal Tanker
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Berita Terkini
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Infografis
Reshuffle di Ujung Pemerintahan...
Reshuffle di Ujung Pemerintahan Jokowi Berbau Kepentingan Politik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved