APBN Tak Bisa Lagi Diandalkan, Menteri Basuki: Anak Muda Simpan Dulu HP, Dengarkan!

Kamis, 01 Desember 2022 - 11:29 WIB
loading...
APBN Tak Bisa Lagi Diandalkan,...
APBN pada akhirnya tidak bisa lagi diandalkan dalam pembangunan infrastruktur, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta, agar anak muda mendengarkan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ) pada akhirnya tidak bisa lagi diandalkan dalam pembangunan infrastruktur. Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menerangkan, oleh sebab itu diperlukan investasi atau skema pembiayaan kreatif (Creative Financing) untuk mendorong pembangunan infrastruktur .

Baca Juga: Sri Mulyani: Anggaran Terbesar Bukan Infrastruktur tapi Pendidikan

Menurutnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu gambaran bagaimana pengembangan kota akan mengandalkan uang dari investasi. Sedangkan uang pemerintah menjadi 'sumbu' untuk menarik investor dengan membangun infrastruktur dasar.

"Ini belajar terutama untuk anak muda kita, simpan dulu handphone, dengarkan ini, jangan main handphone lagi, dengarkan ini, serius sebentar untuk belajar. Ke depan pembangunan infrastruktur pasti tidak bisa Diharapkan dari APBN, kita harus melibatkan investasi," ujar Menteri Basuki dalam sambutannya pada acara Hari Puncak Creative Infrastructure Financing (Creative Day 2022) melalui kanal YouTube PUPR Pembiayaan, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga: Minat Investasi Tinggi, Jokowi Minta Area di IKN Nusantara Dibuka Lagi untuk Investor

Menurutnya ke depan skema pembiayaan kreatif untuk pembangunan infrastruktur menjadi hal mutlak yang harus dilakukan. Sebab jika tidak pembangunan infrastruktur bakal tertinggal, dan pemerataan ekonomi bakal terdampak.

"Kalau semua pembangunan infrastruktur hanya di harapkan dari APBN, pasti kita akan terlambat, untuk itu creative ini mengajari kita semua untuk mencari pembiayaan infrastruktur di Indonesia," sambungnya.

Menteri Basuki berharap kedepan bisa lebih banyak lagi skema pembiayaan infrastruktur yang menarik agar invetsor mau berinvestasi di sektor infrastruktur.

Bahkan dalam rencana pembangunan infrastruktur yang sudah disusun pada tahun 2020 - 2024 setidaknya membutuhkan anggaran hingga Rp2.058 triliun, sedangkan APBN hanya mampu mendanai sekitar 30% atau setara Rp632 tirliun.

Sehingga kekurangan sisanya Rp1.435 triliun akan dicari melalui skema investasi, KPBU, dan lainnya yang diharapkan bisa menciptakan skema pembayaran yang lebih menarik.

"Anak muda PU harus tahu betul tentang Financing, jangan seperti saya generasi dahulu yang dahulu menggunakan APBN terus, sekarang ini harus ada kreatif Financing untuk infrastruktur," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Rekomendasi
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
350 Spesies Seafood...
350 Spesies Seafood Dicoret dari Menu Jaringan Hotel Global demi Selamatkan Laut
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Berita Terkini
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved