BPS: Harga Gabah Kering Petani Naik 16,06% di November 2022

Kamis, 01 Desember 2022 - 14:12 WIB
loading...
BPS: Harga Gabah Kering Petani Naik 16,06% di November 2022
Harga gabah kering petani mengalami kenaikan di November 2022. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan harga gabah kering petani (GKP) di 26 provinsi selama November 2022 naik 16,06%. Rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp5.397 per kilogram (kg) atau naik 16,06% dan di tingkat penggilingan Rp5.523,00 per kg atau naik 16,21% dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada periode sama sebelumnya.

"Dibandingkan bulan lalu, rata-rata harga gabah pada November 2022 di tingkat petani untuk kualitas GKP dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 0,81% dan 3,61%, sedangkan kualitas GKG turun 1,79%. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada November 2022 dibandingkan bulan lalu untuk kualitas GKP dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 0,87% dan 3,41%, sedangkan kualitas GKG turun 1,77%," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto saat konferensi pers, di Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga: Inflasi November 2022 Turun Jadi 5,42%, BPS Sebut Lebih Rendah dari Jerman, AS hingga Inggris

Menurut dia rata-rata harga gabah kering di tingkat penggilingan Rp5.900 per kg atau naik 14,06%. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp5.021 per kg atau naik 13,96% dan di tingkat penggilingan Rp5.120 per kg atau naik 14%.

Selama November 2022, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 887 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, di mana diperoleh 1.143 observasi beras di penggilingan. Pada November 2022, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp10.512 per kg, naik sebesar 10,19% dibandingkan November 2021, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp10.122 per kg atau naik sebesar 11,58%, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp9.542,00 per kg atau naik sebesar 9,54%.

Baca Juga: Indonesia Kantongi Rp87 Triliun dari Surplus Neraca Dagang Oktober 2022

"Dibandingkan dengan bulan lalu, rata-rata harga beras di penggilingan pada November 2022 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 1,05%, 0,78%, dan 0,27%," pungkasnya.

(nng)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2804 seconds (11.210#12.26)