Sektor Manufaktur RI Masih Lebih Ekspansif Dibanding Vietnam dan Jepang
Kamis, 01 Desember 2022 - 20:43 WIB
loading...
Sektor manufaktur Indonesia masih terbilang ekspansif. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ekspansi sektor manufaktur nasional terpantau masih terjaga dalam 15 bulan secara berturut-turut. Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia terus ekspansif pada bulan November di level 50,3, meski melambat jika dibandingkan dengan bulan lalu yang mencapai 51,8.
Baca juga: Menperin Beberkan Hasil Survei Perdana IKI, Industri Transportasi Paling Moncer
Permintaan dalam negeri diindikasi masih cukup kuat, sebagaimana ditunjukkan oleh stabilitas konsumsi dalam negeri hingga saat ini. Pembukaan lapangan kerja juga masih ekspansif dan diharapkan dapat konsisten.
“Sektor manufaktur yang masih ekspansif hingga saat ini merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan pemulihan ekonomi dalam negeri di tengah kenaikan risiko dan ketidakpastian perekonomian global,” ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu di Jakarta, Kamis (1/12/2022).
Ekspansi manufaktur Indonesia terjadi di tengah pelemahan PMI manufaktur beberapa negara yang bahkan mulai mengalami kontraksi seperti Vietnam 47,4 (Oktober 50,6) dan Jepang 49,0 (Oktober 50,7). Beberapa negara lain juga belum berhasil keluar dari zona kontraksi seperti Myanmar 44,6 (Oktober 45,7) dan Malaysia 47,9 (Oktober 48,7).
Baca juga: Menperin Beberkan Hasil Survei Perdana IKI, Industri Transportasi Paling Moncer
Permintaan dalam negeri diindikasi masih cukup kuat, sebagaimana ditunjukkan oleh stabilitas konsumsi dalam negeri hingga saat ini. Pembukaan lapangan kerja juga masih ekspansif dan diharapkan dapat konsisten.
“Sektor manufaktur yang masih ekspansif hingga saat ini merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan pemulihan ekonomi dalam negeri di tengah kenaikan risiko dan ketidakpastian perekonomian global,” ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu di Jakarta, Kamis (1/12/2022).
Ekspansi manufaktur Indonesia terjadi di tengah pelemahan PMI manufaktur beberapa negara yang bahkan mulai mengalami kontraksi seperti Vietnam 47,4 (Oktober 50,6) dan Jepang 49,0 (Oktober 50,7). Beberapa negara lain juga belum berhasil keluar dari zona kontraksi seperti Myanmar 44,6 (Oktober 45,7) dan Malaysia 47,9 (Oktober 48,7).
Lihat Juga :