Sri Mulyani Ungkap Tiga Guncangan yang Mengancam Perekonomian Dunia
Jum'at, 02 Desember 2022 - 22:03 WIB
loading...
Sri Mulyani ungkap tiga guncangan yang akan mengancam ekonomi dunia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dunia akan terus dihadapkan pada beberapa shock atau guncangan. Menurut Sri Mulyani, setidaknya ada tiga guncangan yang berpotensi terjadi karena polanya sudah terlihat dan bisa mengancam ekonomi dunia .
Baca juga: Contohkan Inggris dan Sri Lanka, Ini yang Sangat Dikhawatirkan Sri Mulyani
"Pertama, seperti pandemi ini dianggap bukan pandemi yang terakhir. Kemungkinan akan muncul siklus pandemi yang akan datang, dan itu harus diantisipasi," ujar Sri dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2022 di Jakarta, Jumat (2/12/2022).
Sri menyebutkan bahwa yang kedua adalah perubahan iklim. Semua mengatakan dunia terus berada dalam trayektori kenaikan suhu, maka akan memberikan imbas perubahan musim yang kemudian berdampak signifikan terhadap perekonomian dan keuangan.
"Yang ketiga, geopolitik. Dari sisi geopolitik, dalam tiga dekade, dunia selama ini kerja sama global antarnegara tidak dipilah-pilah antara dia Blok Barat atau Blok G27, atau blok non-barat. Sekarang ini terjadi fragmentasi di dalam geopolitik," ucap Sri.
Baca juga: Contohkan Inggris dan Sri Lanka, Ini yang Sangat Dikhawatirkan Sri Mulyani
"Pertama, seperti pandemi ini dianggap bukan pandemi yang terakhir. Kemungkinan akan muncul siklus pandemi yang akan datang, dan itu harus diantisipasi," ujar Sri dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2022 di Jakarta, Jumat (2/12/2022).
Sri menyebutkan bahwa yang kedua adalah perubahan iklim. Semua mengatakan dunia terus berada dalam trayektori kenaikan suhu, maka akan memberikan imbas perubahan musim yang kemudian berdampak signifikan terhadap perekonomian dan keuangan.
"Yang ketiga, geopolitik. Dari sisi geopolitik, dalam tiga dekade, dunia selama ini kerja sama global antarnegara tidak dipilah-pilah antara dia Blok Barat atau Blok G27, atau blok non-barat. Sekarang ini terjadi fragmentasi di dalam geopolitik," ucap Sri.
Lihat Juga :