Food Estate di Kalteng, Menteri Basuki Utamakan Pembangunan Irigasi
Jum'at, 10 Juli 2020 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
"Sementara 79.500 hektare sisanya sudah berupa semak belukar sehingga perlu dilakukan pembersihan (land clearing) saja, tanpa perlu dilakukan cetak sawah kembali. Khusus untuk peningkatan irigasi, diperkiraan kebutuhan anggaran sebesar Rp 2.9 triliun untuk tahun 2021 dan 2022," imbuhnya.
(Baca Juga: Berkunjung ke Kalteng, Jokowi Kunjungi Food Estate hingga Posko Covid-19 )
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai tahapan awal Pemerintah akan mulai memperbaiki jaringan irigasi pada lahan potensial seluas 165.000 hektare (ha) yang merupakan kawasan aluvial, bukan gambut, pada lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG).
"Lumbung pangan sudah mulai dikerjakan, dua minggu ini terutama untuk urusan irigasinya dulu dan tahun ini insyaAllah akan kita mulai kurang lebih 30.000 hektar terlebih dahulu," tandasnya.
(Baca Juga: Berkunjung ke Kalteng, Jokowi Kunjungi Food Estate hingga Posko Covid-19 )
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai tahapan awal Pemerintah akan mulai memperbaiki jaringan irigasi pada lahan potensial seluas 165.000 hektare (ha) yang merupakan kawasan aluvial, bukan gambut, pada lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG).
"Lumbung pangan sudah mulai dikerjakan, dua minggu ini terutama untuk urusan irigasinya dulu dan tahun ini insyaAllah akan kita mulai kurang lebih 30.000 hektar terlebih dahulu," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :