Harga Minyak Dunia Anjlok di Level Terendah Tahun Ini, Kapan Harga BBM Turun?
Rabu, 07 Desember 2022 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Dari Eropa, pasca-kebijakan pembatasan harga minyak Rusia sebesar USD60 per barel, negara-negara Eropa masih berupaya untuk mencari energi alternatif agar dapat beranjak dari ketergantungan terhadap Moskow. Namun, ekonomi yang melambat karena tingginya biaya energi masih menjadi hambatan negara-negara benua biru tersebut.
Ahli strategi pasar senior di RJO Futures Eli Tesfaye memproyeksikan harga minyak hanya akan menyentuh level tertinggi USD80 per barel. "Saya pikir USD80 akan menjadi harga tertinggi baru, dan saya akan sangat terkejut melihat harga yang lebih tinggi dari itu," ujarnya.
Baca Juga: G7 Batasi Harga Minyak Rusia USD60 per Barel, Ini Dampaknya ke Pasar
Sementara itu, Analis UBS Giovanni Staunovo harga minyak masih akan bergejolak seiring dengan pelanggaran pembatasan covid-19 di China. Hal ini mendorong ekspektasi peningkatan permintaan importir minyak utama dunia, meskipun itu belum cukup untuk menghentikan penurunan harga minyak berjangka. "Pasar minyak kemungkinan akan tetap bergejolak dalam waktu dekat, didorong oleh berita utama Covid-19 di China dan kebijakan bank sentral di AS dan Eropa," ujarnya.
Di sisi lain, penurunan harga minyak dunia dapat mendorong inflasi lebih rendah berasal dari energi seperti listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan lainnya.
Ahli strategi pasar senior di RJO Futures Eli Tesfaye memproyeksikan harga minyak hanya akan menyentuh level tertinggi USD80 per barel. "Saya pikir USD80 akan menjadi harga tertinggi baru, dan saya akan sangat terkejut melihat harga yang lebih tinggi dari itu," ujarnya.
Baca Juga: G7 Batasi Harga Minyak Rusia USD60 per Barel, Ini Dampaknya ke Pasar
Sementara itu, Analis UBS Giovanni Staunovo harga minyak masih akan bergejolak seiring dengan pelanggaran pembatasan covid-19 di China. Hal ini mendorong ekspektasi peningkatan permintaan importir minyak utama dunia, meskipun itu belum cukup untuk menghentikan penurunan harga minyak berjangka. "Pasar minyak kemungkinan akan tetap bergejolak dalam waktu dekat, didorong oleh berita utama Covid-19 di China dan kebijakan bank sentral di AS dan Eropa," ujarnya.
Di sisi lain, penurunan harga minyak dunia dapat mendorong inflasi lebih rendah berasal dari energi seperti listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan lainnya.
(nng)
Lihat Juga :