Kementerian BUMN Ungkap Alasan IPO Pertamina Geothermal Mundur Tahun Depan

Rabu, 07 Desember 2022 - 13:41 WIB
loading...
Kementerian BUMN Ungkap...
Kementerian BUMN membeberkan alasan mundurnya proses penawaran umum perdana IPO Pertamina Geothermal. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membeberkan alasan mundurnya proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Pertamina Georthermal Energy (PGE). Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, mundurnya proses IPO anak usaha PT Pertamina tersebut disebabkan oleh kondisi pasar modal global yang dinilai belum optimal.

"Melihat perkembangan pasar modal global ini menunjukkan kondisi pasar yang belum optimal, sehingga kami memutuskan melakukan penundaan terlebih dahulu," kata Pahala dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga: PGE, PLN dan Geo Dipa Bakal Digabung, Ini Alasannya

Pahala menjelaskan, penundaan tersebut dilakukan sampai kondisi pasar stabil, kehusunya terkait kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed yang belakangan ini agresif dalam menaikkan suku bunga acuannya. Pasalnya, keputusan The Fed biasanya berpengaruh terhadap kondisi pasar modal entitas, baik di Indonesia maupun negara lainnya.

Namun, dengan sinyal The Fed yang akan segera mengendurkan peningkatan suku bunga acuannya, pemerintah berharap dapat memberikan sentimen positif kepada para calon pemegang saham nantinya, mengingat kontribusi investor luar negeri di pasar modal Indonesia masih tinggi. "Kami berharap upaya penawaran saham ke publik untuk dapat unlock value di bidang energi baru dan terbarukan (EBT)," imbuh Pahala.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Bakal Listing di Hong...
Bakal Listing di Hong Kong, MNC Animation Go Global Bidik 8 Juta Penduduk Dunia
MNC Digital Mengambil...
MNC Digital Mengambil Langkah Strategis Menuju Pencatatan Saham Sekunder di HKEX dengan Pengajuan A1
Pengamat Nilai Kinerja...
Pengamat Nilai Kinerja PGEO 2025 Tegaskan Keuntungan Investasi Sektor Panas Bumi
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Sosialiasasi Energi...
Sosialiasasi Energi Bersih, Wakil Ketua Komisi VI DPR Beberkan Peran PGEO
Rekomendasi
6 Kandidat Calon Ketua...
6 Kandidat Calon Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026–2029 Resmi Ditetapkan
Nonton V+Short Retro...
Nonton V+Short Retro Love, Sweet Life, Microdrama Romantis dengan Alur Time Rewind
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Berita Terkini
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
Infografis
Siap-siap, Iuran BPJS...
Siap-siap, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved