Serapan Beras Bulog Tak Sesuai Target, Buwas Ungkap Ada Permainan Jumlah dan Harga
Rabu, 07 Desember 2022 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
Bukan soal perubahan harga saja, jumlah beras dalam isi kontrak antara Bulog dan pihak penggilingan pun tidak sesuai. Buwas menyebut jumlah beras yang dijanjikan sebesar 30.000 ton, begitu ketika di cek di lapangan jumlahnya hanya mencapai 3.000 ton.
"Jadi, yang tadinya ada 30.000 ton, padahal orang ini kontrak sama kita, itu hanya adanya 3.000 ton. Tapi dalam data yang ada pada kita, dia memiliki 30.000 ton," ucap dia.
Buwas mengaku memiliki data berupa rekaman terkait masalah tersebut. Rekaman itu diambil saat Tim Bulog melakukan pengecekan langsung di langsung. Dia memastikan rekaman bisa ditayangkan, bila dianggap perlu.
"Nanti saya yang cerita dikira saya lagi yang cari pembenaran, tim pengecekan ini langsung di bawah kendali langsung dari Direktur Pengadaan, ini kita rekam, random, semua kita rekam, ditayangkan semuanya pak, wah ini lama pak, karena satu-satu. Saya terus terang di wilayah, satu-satu saya perintahkan untuk direkam, didengarkan, ditanya pak, ditugasi, didengarkan sendiri," tutur Buwas.
"Jadi, yang tadinya ada 30.000 ton, padahal orang ini kontrak sama kita, itu hanya adanya 3.000 ton. Tapi dalam data yang ada pada kita, dia memiliki 30.000 ton," ucap dia.
Buwas mengaku memiliki data berupa rekaman terkait masalah tersebut. Rekaman itu diambil saat Tim Bulog melakukan pengecekan langsung di langsung. Dia memastikan rekaman bisa ditayangkan, bila dianggap perlu.
"Nanti saya yang cerita dikira saya lagi yang cari pembenaran, tim pengecekan ini langsung di bawah kendali langsung dari Direktur Pengadaan, ini kita rekam, random, semua kita rekam, ditayangkan semuanya pak, wah ini lama pak, karena satu-satu. Saya terus terang di wilayah, satu-satu saya perintahkan untuk direkam, didengarkan, ditanya pak, ditugasi, didengarkan sendiri," tutur Buwas.
(akr)
Lihat Juga :