Lawan Sanksi Barat yang Batasi Harga Minyak, Rusia Diam-diam Bangun Armada Kapal Tanker

Kamis, 08 Desember 2022 - 13:45 WIB
loading...
A A A
Namun Kennedy mempertanyakan, apakah VLCC akan digunakan oleh Moskow karena ukurannya terlalu besar untuk dimuat di pelabuhan Rusia, bahkan jika beberapa dapat digunakan untuk transfer kapal-ke-kapal. Ia menambahkan, tidak semua kapal yang dibeli oleh pembeli anonim atau asing dapat masuk secara eksklusif ke layanan Rusia.

Rusia masih diramalkan bakal menghadapi kekurangan kapal tanker dan dapat berjuang pada awal bulan di 2023 untuk mempertahankan tingkat ekspornya. Kondisi itu diyakini para analis bisa meningkatkan harga minyak dunia.

Kekurangan itu dapat meningkat ketika larangan UE meluas ke bahan bakar olahan Rusia pada Februari 2023, kata Kennedy. Rusia akan membutuhkan akses ke lebih banyak kapal tanker daripada biasanya karena panjang setiap perjalanan akan lebih lama; minyak yang sebelumnya dijual di Eropa akan dikirim ke pembeli baru di Asia.

Braemar memperkirakan kekurangan Rusia antara 700.000 dan 1,5 juta barel per hari. Sedangkan Rystad memperkirakan, Rusia akan kekurangan 60 hingga 70 kapal tanker, dan memperkirakan ekspor lintas laut akan turun sekitar 200.000 barrels per day (b/d).

"Total volume Rusia yang hilang ke pasar pada akhirnya dapat mencapai 600.000 b/d jika Moskow membalas dengan memotong pasokan minyak yang mengalir melalui pipa ke Eropa - yang tidak dikenakan sanksi - sebelum memiliki cukup kapal tanker untuk mengalihkannya," kata Rystad.

"Rusia membutuhkan lebih dari 240 kapal tanker untuk menjaga ekspornya saat ini agar tetap mengalir," kata Viktor Kurilov, analis di Rystad.

Kennedy di Harvard Davis Centre menambahkan: "Anda dapat membuat segala macam skema cerdas, tetapi ada begitu banyak minyak untuk dipindahkan - mereka akan selalu berjuang untuk beroperasi pada skala yang diperlukan untuk menjaga ekspor Rusia tetap utuh".

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Rekomendasi
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Berita Terkini
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Infografis
Selalu Kalah Lawan Rusia,...
Selalu Kalah Lawan Rusia, Barat Berpikir Ulang Dukungan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved