Mendorong Transformasi Digital di Indonesia, Agus Hartono Wijaya Pimpin BDx

Kamis, 08 Desember 2022 - 18:45 WIB
loading...
Mendorong Transformasi...
Perusahaan patungan ini menawarkan layanan pusat data grosir (wholesale data center) terbesar yang berfokus untuk menciptakan infrastruktur digital di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - BDx Indonesia, mengumumkan penunjukan Agus Hartono Wijaya sebagai Presiden Direktur dan CEO BDx Indonesia. BDx Indonesia merupakan perusahaan patungan antara Big Data Exchange (BDx) , PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison atau IOH), dan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta).

Perusahaan patungan ini menawarkan layanan pusat data grosir (wholesale data center) terbesar yang berfokus untuk menciptakan infrastruktur digital di Indonesia.

Baca Juga: Bahlil Pastikan Bantu Microsoft Bangun Pusat Data di Indonesia

Sebagai Presiden Direktur dan CEO, Agus akan memegang peran penting dalam memimpin dan melaksanakan operasional berbagai inisiatif ekspansi BDx Indonesia, termasuk pipeline pertumbuhan substansial yang perusahaan lihat di Indonesia.

Agus adalah seorang pimpinan senior dengan pengalaman selama hampir 20 tahun di bidang pengembangan bisnis, pemasaran, dan operasional. Dia memiliki pengalaman mendalam untuk memimpin tim dalam jumlah besar, mengelola proyek yang kompleks dan penting di berbagai industri, termasuk sektor teknologi dan perhotelan. Ia pun sempat menjabat sebagai Country Manager untuk salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia.

“Agus akan menjadi pendorong upaya kami untuk terus melakukan investasi yang signifikan di Indonesia. Kami percaya pengalaman kepemimpinan, pengetahuan pasar, keahlian operasional yang luas, dan perspektif multi-industri yang unik dari Agus akan membawa penawaran BDx Indonesia naik lebih tinggi,” jelas CEO BDx, Mayank Srivastava.

“BDx Indonesia dengan cepat muncul sebagai pendorong utama transformasi digital dan mitra pusat data pilihan di kalangan hyperscale dan perusahaan,” kata Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Baca Juga: Investasi di Sektor Logistik dan Pusat Data Meningkat Secara Regional

“Untuk melanjutkan momentum dan mendorong inisiatif keberlanjutan dan ekspansi perusahaan ke depan, kami membutuhkan pemimpin yang kuat. Kami yakin Agus akan berhasil membawa kami ke fase selanjutnya dari BDx Indonesia.”

Sejak meluncurkan BDx Indonesia Juni lalu, perusahaan terus menunjukkan komitmen mendalam untuk memperluas digitalisasi di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan dengan penambahan jumlah karyawan secara agresif, memberikan pelatihan kepada tim penjualan dan mitra distributor, dan berpartisipasi dalam berbagai konferensi dan acara industri penting di Indonesia.

“Permintaan solusi data center yang efisien dan berkelanjutan saat ini sangat tinggi di Indonesia,” tutur Presiden Direktur Lintasarta, Arya Damar.

“Kami terus memajukan usaha patungan ini dengan fokus pada penyelesaian proyek modernisasi dan pengembangan layanan greenfield untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat secepat mungkin. Agus akan menjadi bagian besar dari hal itu," sambungnya.

BDx Indonesia akan menawarkan konektivitas yang lebih baik kepada pelanggan lewat empat pusat data yang ada di dalam dan sekitar ibu kota Jakarta. Selain itu, perusahaan juga tengah menyelesaikan dua pusat data greenfield baru dengan kepadatan tinggi (high-density).

Perusahaan akan memposisikan data center baru ini secara strategis di antara empat pusat data yang ada. Hal ini menciptakan tiga zona ketersediaan (availability-zone) data center penting yang eksklusif dan satu-satunya di Indonesia.

Selain itu, pelanggan BDx Indonesia juga memiliki opsi akses konektivitas tanpa batas di seluruh klaster BDx yang ada di China, Hong Kong, dan Singapura, serta berbagai fasilitas baru yang akan terus bertambah.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
Rekomendasi
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Tom Holland Akhirnya...
Tom Holland Akhirnya Buka Suara, Akui Sudah Menikah dengan Zendaya
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Berita Terkini
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved