Rusia Tak Lagi Pasok Gas, Musim Dingin Menguji Kesungguhan Eropa Pangkas Konsumsi

Sabtu, 10 Desember 2022 - 22:19 WIB
loading...
A A A
Sementara stok yang tinggi akan membantu Eropa melewati musim dingin dengan gas yang cukup untuk memenuhi permintaan selama cuaca yang tidak terlalu dingin berlangsung lama. Namun krisis pasokan gas tidak mungkin sepenuhnya bisa selesai begitu saja pada tahun depan.

Analis di bank Belanda ING mengatakan, bahwa ada risiko ketika harga gas mereda, permintaan akan pulih dan membuat Eropa harus berjuang untuk menjaga ketahanan energi dengan mempertahankan penngurangan konsumsi.

Sementara Eropa menuai manfaat tahun ini dari impor gas alam cair dari Amerika Serikat untuk membangun cadangannya, hal serupa mungkin tidak akan terjadi lagi tahun depan. Dimana mereka mungkin harus bersaing dengan China untuk pasokan energi karena ekonominya bangkit kembali setelah lockdown ketat menahan aktivitas ekonomi China di 2022.

Kondisi itu berarti risiko bahwa Eropa dapat dilanda kekurangan pasokan, kata ekonom Florence Pisani dari manajer aset Candriam.

"Tergantung apakah Rusia benar-benar memotong pasokan atau apakah pertumbuhan Asia dan global kembali lebih kuat, kami tidak sepenuhnya aman untuk musim dingin 2023-2024," katanya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved