Sambut IKN Nusantara Jadi Momentum Pengembangan Kawasan Balikpapan Superblock

Senin, 12 Desember 2022 - 12:03 WIB
loading...
Sambut IKN Nusantara...
Seiring dengan rencana pindahnya Ibukota Negara (IKN) ke Nusantara di Kalimantan Timur, kawasan Balikpapan Super Block atau BSB semakin diminati oleh berbagai kalangan, baik untuk hunian maupun investasi. Foto/Dok
A A A
BALIKPAPAN - Seiring dengan rencana pindahnya Ibukota Negara ke Nusantara di Kalimantan Timur, PT. Wulandari Bangun Laksana, Tbk (BSBK) optimistis kawasan Balikpapan Super Block yang dikenal dengan kawasan BSB semakin diminati oleh berbagai kalangan, baik untuk hunian maupun investasi. Perseroan memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan kawasan Balikpapan Superblock , salah satunya dengan menyelesaikan pembangunan Pentacity Hotel .

Baca Juga: Karpet Merah Investor IKN Nusantara, Ada Bebas Pajak Selama 30 Tahun

Direktur Operasional Wulandari Bangun Laksana, Tjia Daniel Wirawan menerangkan, peluncuran Pentacity Hotel, yang merupakan hotel terbaru BSBK, dilakukan pada hari ini 8 Desember 2022. Pentacity Hotel dengan jumlah kamar 176 ini, menawarkan pemandangan laut terbaik di Kota Balikpapan.

Hotel Ini didukung dengan fasilitas hotel bintang 4 yang berbeda dan unik seperti Marquee On 7 yaitu beach club pertama di Kalimantan Timur. Fasilitas yang berada di lantai 7 Pentacity Hotel tersebut dilengkapi juga dengan wedding chappel dan sunken bar serta Lagoon Grill Restaurant.

“Pentacity Hotel terletak di Kawasan Balikpapan Super Block (BSB) yang terdiri dari 2 pusat perbelanjaan terbaik di Kota Balikpapan yaitu E-Walk & Pentacity Shopping Venue,” ujar Tjia dalam keterangan resmi dari Balikpapan.

Tjia mengatakan, dengan hadirnya Pentacity Hotel menambah jumlah hotel yang telah ada yaitu hotel berbintang 5 Grand Jatra Hotel Balikpapan, hotel berbintang 4 Astara Hotel, dan hotel berbintang 2 J-Icon dengan kamar yang berada di kawasan Balikpapan Superblock menjadi 782 kamar.

Untuk diketahui, Grand Jatra Hotel Balikpapan mencatat pertumbuhan occupancy rate dari sebesar 53,69% kuartal III 2021 menjadi 78,12% pada kuartal III 2022. Hotel bintang 5 ini memiliki 215 kamar. Grand Jatra Hotel Balikpapan dilengkapi dengan fasilitas seperti kolam renang, gym, spa, Belagio Restaurant, J.Cuve lounge Bar, Ballroom dan memiliki Meeting Room dengan kapasitas hingga 375 pax.

Baca Juga: Pikat Investor Tanam Duit di IKN Nusantara, Kepala Otorita: Akan Ada Insentif Khusus

Adapun occupansi rate Astara Hotel tumbuh positif sebesar 53,69% pada kuartal III 2022 dibandingkan dengan 31,43% di quartal III 2021. Sementara itu, Hotel Astara memiliki 346 kamar, yang terletak di atas Pentacity Shopping Venue.

Astara Hotel juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yaitu Aquaboom, yang merupakan waterpark terbesar di Balikpapan, AQVA Restaurant dan Palm Bar & Lounge serta memiliki 5 meeting room dengan kapasitas ruang masing-masing 125 pax.

Peningkatan occupancy rate Grand Jatra Hotel Balikpapan dan Hotel Astara didorong oleh beberapa faktor. Selain karena menurunnya angka COVID-19 di Kota Balikpapan, juga lantaran pembangunan IKN Nusantara yang berjarak dekat dengan kota Balikpapan. Ini memberikan kontribusi positif untuk perekonomian kota Balikpapan.

Berdasarkan Competitor Report Data yang dikeluarkan masing-masing hotel, kompetitor per tanggal 30 November 2022 menunjukan bahwa Grand Jatra Hotel berada di peringkat pertama dan Astara Hotel berada di peringkat kedua dari keseluruhan hotel berbintang di Balikpapan.

“Perseroan semakin yakin bahwa dengan dibukanya Pentacity Hotel akan terjadi peningkatan jumlah tamu yang akan menggunakan fasilitas kamar dan fasilitas lainnya. Hal ini akan membawa multiplier effect bagi para pelaku usaha, karyawan dan pengunjung Balikpapan Superblok, yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja Perseroan,” imbuh Tjia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Hadirkan Pengalaman...
Hadirkan Pengalaman Digital, Minor Hotels Perkenalkan Platform Data dan AI Global
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Respons Pertumbuhan...
Respons Pertumbuhan Ekonomi di Tanah Bumbu, WHHG Resmikan Hotel 88 Batulicin
Tol Balikpapan–IKN...
Tol Balikpapan–IKN Dioperasikan Terbatas saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Distribusi BLT Kesra...
Distribusi BLT Kesra di Kaltim dan Kaltara Memasuki Tahap Akhir
Rekomendasi
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Berita Terkini
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved