Jaringan Energi Eropa Bakal Hadapi Ujian Saat Udara Dingin Arktik Mulai Berhembus

Rabu, 14 Desember 2022 - 16:13 WIB
loading...
A A A
Skenario ini bisa saja terjadi, bila melihat pernyataan dari regulator energi Inggris Ofgem, bahwa Inggris menghadapi "risiko signifikan" kekurangan gas musim dingin.

Sementara itu di Finlandia, operator jaringan nasional Fingrid dilaporkan telah menyarankan bahwa ritual musim dingin menghangatkan kabin mobil mereka sebelum masuk mungkin harus dianggap sebagai sebuah kemewahan.

Otoritas energi negara Nordik itu juga memperingatkan, awal bulan ini bahwa risiko pemadaman listrik singkat telah meningkat karena ketidakpastian dalam produksi dalam negeri dan impor asing.

"Pasar energi terasa seperti merebus katak saat ini," kata Lukas Bunsen, kepala penelitian untuk Eropa Tengah di Aurora Energy Research.

"Situasinya cukup buruk - cuaca yang lebih dingin atau pemadaman yang lebih tidak terduga dapat menyebabkan kekurangan listrik di Prancis," tambahnya.

"Di samping ini, harga tinggi merusak industri dan konsumen," lanjutnya.

Bunsen menggarisbawahi, beberapa poin bahwa situasi di Eropa tidak seburuk yang diperkirakan, mengutip fasilitas penyimpanan gas blok 27 negara yang "terisi dengan baik".

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Efek Domino Selat Hormuz:...
Efek Domino Selat Hormuz: Pasokan Avtur Eropa Tercekik, 20 Ribu Penerbangan Dibatalkan
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Rekomendasi
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Berita Terkini
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Infografis
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara AS Ngadat saat Serangan Drone
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved