Bahlil Janji Ekspor Nikel Hasil Hilirisasi Tembus Rp465 Triliun
Kamis, 15 Desember 2022 - 14:15 WIB
loading...
Hilirisasi akan menaikkan harga jual nikel. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjanjikan capaian ekspor dari hasil hilirisasi nikel sebesar USD30 miliar atau Rp465 triliun (kurs Rp15.500). Hilirisasi memang menaikkan nilai jual bahan tambang.
Baca juga: Bahlil: Sampai Ayam Tumbuh Gigi, Indonesia Tidak Akan Punya Smelter Sendiri
"Di tahun 2022, saya janji kepada Bapak Ibu semua, ekspor kita dari hasil hilirisasi akan mencapai kurang lebih sekitar USD30 billion," ucap Bahlil saat memberikan orasi ilmiah di kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta yang disiarkan melalui channel YouTube Kementerian Investasi, Kamis (15/12/2022).
Bahlil mengatakan, hilirisasi merupakan kata kunci untuk mendorong Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju. Hilirisasi juga merupakan upaya mendatangkan investasi.
"Udah stop gaya-gaya lama, sejak zaman VOC, Indonesia merdeka sampai tahun 90-an ekspor Indonesia kepada dunia itu masih raw material. Sampai kapan kita begini terus," tegasnya.
Baca juga: Bahlil: Sampai Ayam Tumbuh Gigi, Indonesia Tidak Akan Punya Smelter Sendiri
"Di tahun 2022, saya janji kepada Bapak Ibu semua, ekspor kita dari hasil hilirisasi akan mencapai kurang lebih sekitar USD30 billion," ucap Bahlil saat memberikan orasi ilmiah di kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta yang disiarkan melalui channel YouTube Kementerian Investasi, Kamis (15/12/2022).
Bahlil mengatakan, hilirisasi merupakan kata kunci untuk mendorong Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju. Hilirisasi juga merupakan upaya mendatangkan investasi.
"Udah stop gaya-gaya lama, sejak zaman VOC, Indonesia merdeka sampai tahun 90-an ekspor Indonesia kepada dunia itu masih raw material. Sampai kapan kita begini terus," tegasnya.
Lihat Juga :