The Fed Terus Agresif, Pengamat: Suku Bunga Naik 3-4 Kali Lagi di 2023

Minggu, 18 Desember 2022 - 13:29 WIB
loading...
The Fed Terus Agresif,...
Kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) memicu risiko finansial makin besar dan munculnya fenomena superdollar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve ( The Fed ) memicu risiko finansial terhadap negara berkembang, termasuk Indonesia. Imbas yang paling berpengaruh adalah aliran modal keluar asing (capital outflow) di tengah depresiasi nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Awas! Rupiah Bisa Makin Ambruk Usai The Fed Kembali Kerek Suku Bunga

Direktur Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira mengatakan, kebijakan The Fed masih tetap agresif pada tahun 2023. Bank Indonesia (BI) diminta melakukan penyesuaian kebijakan akhir tahun ini untuk mengimbangi sikap hawkish The Fed.

"Fed akan tetap agresif naikan 3-4 kali lagi suku bunga di 2023. Ini akan memicu naiknya risiko finansial di Indonesia, kecuali bank mau menaikkan suku bunga" kata Bhima saat dihubungi MNC Portal Indonesia, dikutip Minggu (18/12/2022).

Fenomena superdollar belakangan ini dinilai merupakan indikasi adanya lonjakan permintaan terhadap mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- sebagai sarana lindung nilai/hedging. Hal itu dipandang lebih menarik dibandingkan mempertahankan aset berdenominasi non-dolar.

Bhima menyebut, pemerintah RI dapat segera melakukan stress test dampak suku bunga ke likuiditas perbankan dan indikator penyaluran kredit. Menurutnya, otoritas keuangan RI juga perlu menambah alokasi subsidi bunga terutama bagi UKM.

"Paket kebijakan sebaiknya segera dirilis baik memuat kebijakan pajak dan non-pajak," terangnya.

Baca Juga: Lagi, Bank Sentral AS The Fed Kerek Suku Bunga 50 Basis Poin

Sementara itu Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih memandang, BI telah mengikuti langkah The Fed dengan mengerek suku bunga hingga berada pada level 5,25%. Pada pertemuan bulan ini, BI diproyeksikan akan mengekor kebijakan The Fed dengan mengerek suku bunga tambahan.

"Bank Indonesia diprediksi akan tetap mengikuti langkah The Fed untuk menaikkan suku bunga di pekan depan demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mencegah capital outflow di pasar keuangan," kata Ratih dalam risetnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Suku Bunga Tinggi, Stabilitas...
Suku Bunga Tinggi, Stabilitas Terjaga tapi Ekonomi Tertahan
Uni Eropa Bekukan Aset...
Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
Rekomendasi
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
4 Pemain Andalan Timnas...
4 Pemain Andalan Timnas Indonesia Absen di Piala AFF U-23 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved