Pelaku UMKM di Daerah Antusias Sambut Momen Libur Nataru 2023
Senin, 26 Desember 2022 - 13:57 WIB
loading...
Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 kali ini disambut antusias oleh pelaku UMKM daerah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 kali ini disambut antusias oleh pelaku UMKM daerah. Pasalnya dengan memanfaatkan libur Nataru, bisa mendongkrak omzet UMKM berkali-kali lipat dari situasi normal.
"Geliat UMKM memanfaatkan libur Natal ini tentu sangat antusias. Kebetulan saya ini lagi perjalanan ke Jawa tengah, saya bisa melihat sendiri dari arus mudik atau orang-orang yang berpergian sangat-sangat ramai sekali. Tentu ini akan menjadi pangsa pasar bagi UMKM," ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta , Sarman Simanjorang saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (26/12/2022).
Baca Juga: Perputaran Uang selama Libur Nataru 2022-2023 Diramal Tembus Rp 23,85 Triliun
Lanjutnya pada situasi seperti ini, UMKM daerah yang paling terasa dampak positifnya. Sebab, mereka bisa menjajakan makanan dan souvenir khas daerahnya yang sebelumnya sulit mereka jual. Selain itu, pelaku usaha rumah makan dan kafe juga turut mendapat angin segar. Lantaran banyak pemudik atau wisatawan yang menyempatkan waktu untuk mengisi perut dan dahaga mereka.
"Itu akan menjadi pangsa pasar bagi masyarakat dari kota yang berpergian ke daerah maupun destinasi wisata. Jadi saya yakin omzet mereka naik berkali-kali lipat karena ini. Ini juga peluang yang cukup bagus karena hampir dua tahun setiap libur Nataru itu kan masih terbatas," imbuh Sarman.
"Geliat UMKM memanfaatkan libur Natal ini tentu sangat antusias. Kebetulan saya ini lagi perjalanan ke Jawa tengah, saya bisa melihat sendiri dari arus mudik atau orang-orang yang berpergian sangat-sangat ramai sekali. Tentu ini akan menjadi pangsa pasar bagi UMKM," ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta , Sarman Simanjorang saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (26/12/2022).
Baca Juga: Perputaran Uang selama Libur Nataru 2022-2023 Diramal Tembus Rp 23,85 Triliun
Lanjutnya pada situasi seperti ini, UMKM daerah yang paling terasa dampak positifnya. Sebab, mereka bisa menjajakan makanan dan souvenir khas daerahnya yang sebelumnya sulit mereka jual. Selain itu, pelaku usaha rumah makan dan kafe juga turut mendapat angin segar. Lantaran banyak pemudik atau wisatawan yang menyempatkan waktu untuk mengisi perut dan dahaga mereka.
"Itu akan menjadi pangsa pasar bagi masyarakat dari kota yang berpergian ke daerah maupun destinasi wisata. Jadi saya yakin omzet mereka naik berkali-kali lipat karena ini. Ini juga peluang yang cukup bagus karena hampir dua tahun setiap libur Nataru itu kan masih terbatas," imbuh Sarman.
Lihat Juga :