Pelonggaran di China Bikin Bursa Saham Amerika Menggeliat

Selasa, 27 Desember 2022 - 22:33 WIB
loading...
Pelonggaran di China...
Wall Street dibuka naik merespons pelonggaran China. Foto/VanityFair
A A A
JAKARTA - Tiga indeks utama Wall Street dibuka menguat pada Selasa (27/12/2022) merespons optimisme pasar terhadap China yang semakin melonggarkan pembatasan Covid-19. Negeri Tirai Bambu itu menghadirkan sentimen positif bagi kinerja perusahaan di Amerika Serikat mengingat China adalah salah satu konsumen terbesar dunia.

Baca juga: Pasar Saham AS Sepi, Wall Street Libur Natal dan Tahun Baru

Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 0,20% di 33.271,90, S&P 500 (SPX) dibuka tumbuh 0,02% di 3.845,76, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) menanjak 0,30% di 10.444,25.

Komponen saham yang paling aktif diperdagangkan di bawah indeks S&P 500 antara lain Tesla, Apple, dan CSX. Tiga top gainers ditempati oleh Las Vegas Sands menguat 3,10%, Freeport-McMoran menanjak 2,07%, dan Wynn Resorts tumbuh 2,73%. Sedangkan top losers diduduki oleh Southwest Airlines turun 5,29%, Tesla merosot 3,41%, dan Carnival Corps koreksi 1,79%.

China baru saja melonggarkan pembatasan Covid-19 dengan menghapus aturan karantina bagi para pelancong yang datang. Langkah ini muncul setelah adanya kebijakan pengetatan mobilitas selama tiga tahun terakhir, sehingga sempat membuat ekonomi China berjalan di tempat.

Analis menilai langkah yang dilakukan China dapat membawa harapan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) negara-negara yang berada dalam ekosistem dagang China, sekaligus menguntungkan perusahaan China yang listing di AS. Sejumlah saham yang terdaftar di Wall Street seperti JD.Com Inc, Alibaba Group Holding Ltd, dan Pinduoduo Inc (PDD.O) masing-masing naik sekitar 2% dalam perdagangan premarket.

"China adalah salah satu dari sedikit negara yang benar-benar menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi tahun depan," kata Kepala Investasi CFRA Research, Sam Stovall, dilansir Reuters, Selasa (27/12/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Rekomendasi
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Tiga Kartu Merah Warnai...
Tiga Kartu Merah Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Rekor Lama Terancam?
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved