Wall Street: S&P 500 dan Nasdaq Ditutup Melemah Terbebani Hasil Obligasi

Rabu, 28 Desember 2022 - 07:05 WIB
loading...
A A A
Saham Tesla Inc (TSLA.O) anjlok 11,4%, dan pembuat mobil listrik itu menjadi hambatan terberat di S&P dan Nasdaq setelah tinjauan oleh Reuters tentang jadwal internal mengungkapkan rencana perusahaan untuk mengurangi produksi di pabriknya di Shanghai.

Dengan langkah hari Selasa, saham Tesla telah kehilangan 69% nilainya tahun ini. Meningkatnya imbal hasil treasury menempatkan saham pertumbuhan yang sensitif terhadap suku bunga di bawah tekanan, tema yang berulang pada tahun 2022. Untuk tahun ini, pangsa pertumbuhan telah anjlok lebih dari 30% dibandingkan dengan penurunan nilai sekitar 7,5% selama periode yang sama.

Dengan hanya tiga hari perdagangan tersisa di tahun 2022, ketiga indeks tersebut berada di jalur untuk membukukan kerugian tahunan terbesar sejak 2008, titik nadir krisis keuangan global. "Itu adalah tahun yang buruk untuk saham, tetapi tahun yang lebih buruk untuk obligasi. Itu sangat jarang terjadi," kata Detrick. "Ini adalah pengingat yang disayangkan bahwa pasar terkadang bisa mengejutkan."

Beijing melonggarkan pembatasan COVID-19 yang ketat, yang telah menghancurkan ekonomi senilai USD17 triliun, memicu harapan kebangkitan permintaan global dan rantai pasokan yang membaik. Di sisi ekonomi, pandangan awal Departemen

Perdagangan terhadap neraca perdagangan barang AS menunjukkan defisit menyempit sebesar 15,6%, sementara S&P Case-Shiller menunjukkan pertumbuhan harga rumah di komposit 20 kotanya mendingin menjadi 8,6% tahun-ke-tahun, the pembacaan terendah sejak November 2020. Dari 11 sektor utama di S&P 500, enam mengakhiri sesi merah, dengan consumer discretionary (.SPLRCD) dan communication services (.SPLRCL) menderita persentase kerugian paling tajam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
IHSG Berbalik Menguat...
IHSG Berbalik Menguat 0,69% ke 5.916 meski Sepi Transaksi
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved