Wall Street: S&P 500 dan Nasdaq Ditutup Melemah Terbebani Hasil Obligasi
Rabu, 28 Desember 2022 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Pasar Saham AS Sepi, Wall Street Libur Natal dan Tahun Baru
Saham perusahaan China yang terdaftar di AS termasuk JD.Com Inc, Alibaba Group Holding Ltd dan Pinduoduo Inc (PDD.O) melonjak antara 1,4% dan 4,9% setelah Beijing mengumumkan melonggarkan pembatasan perjalanan. Southwest Airlines Co (LUV.N) jatuh setelah cuaca buruk memaksa maskapai komersial berdiskon untuk memimpin rekan-rekannya dalam pembatalan. Indeks S&P 1500 Airlines yang lebih luas juga mengakhiri sesi di zona merah.
Masalah yang menurun melebihi jumlah yang meningkat di NYSE dengan rasio 1,18 banding 1; di Nasdaq, rasio 1,93 banding 1 disukai yang menurun. S&P 500 membukukan 9 tertinggi baru dalam 52 minggu dan 3 terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 96 tertinggi baru dan 448 terendah baru. Volume di bursa AS adalah 8,35 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,35 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
Saham perusahaan China yang terdaftar di AS termasuk JD.Com Inc, Alibaba Group Holding Ltd dan Pinduoduo Inc (PDD.O) melonjak antara 1,4% dan 4,9% setelah Beijing mengumumkan melonggarkan pembatasan perjalanan. Southwest Airlines Co (LUV.N) jatuh setelah cuaca buruk memaksa maskapai komersial berdiskon untuk memimpin rekan-rekannya dalam pembatalan. Indeks S&P 1500 Airlines yang lebih luas juga mengakhiri sesi di zona merah.
Masalah yang menurun melebihi jumlah yang meningkat di NYSE dengan rasio 1,18 banding 1; di Nasdaq, rasio 1,93 banding 1 disukai yang menurun. S&P 500 membukukan 9 tertinggi baru dalam 52 minggu dan 3 terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 96 tertinggi baru dan 448 terendah baru. Volume di bursa AS adalah 8,35 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,35 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
(nng)
Lihat Juga :